Amerika Serikat Serang Teheran, Masa Depan Iran di Piala Dunia 2026 Tanda Tanya
Poin Penting
|
TEHERAN, investortrust.id – Presiden Asosiasi Sepak Bola Iran (IRIFF) Mehdi Taj meragukan peluang negaranya tampil di Piala Dunia 2026 menyusul serangan militer Amerika Serikat ke wilayah Iran pada 28 Februari.
Serangan rudal yang juga melibatkan Israel tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Media pemerintah Iran menyebut jumlah korban tewas telah mencapai 201 orang dengan 747 lainnya mengalami luka-luka hingga 1 Maret.
Situasi kian memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah negara yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat, seperti Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga
Konflik ini terjadi hanya beberapa bulan sebelum Iran dijadwalkan bertolak ke Amerika Serikat untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko.
Dalam hasil undian, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Tim Melli dijadwalkan memainkan dua laga fase grup di Los Angeles pada 15 dan 21 Juni, serta satu pertandingan di Seattle pada 26 Juni.
Namun, persoalan tidak berhenti pada aspek keamanan. Warga Iran termasuk dalam daftar 19 negara yang terdampak kebijakan larangan perjalanan yang diumumkan pemerintahan Presiden Donald Trump pada Juni tahun lalu, sehingga berpotensi menghambat kehadiran tim dan suporter ke Amerika Serikat.
Menanggapi situasi tersebut, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa pihaknya tetap fokus memastikan seluruh tim peserta dapat mengikuti turnamen sesuai rencana. Dia meminta semua kontestan tenang.
Namun, jaminan FIFA ternyata tidak membuat Iran lega. IRIFF menyebut potensi negaranya absen cuku besar. “Yang pasti, setelah serangan ini, kami tidak bisa diharapkan menyambut Piala Dunia dengan penuh harapan,” ujar Mehdi Taj kepada televisi pemerintah Iran.
Jika Iran absen, potensi penggantinya datang dari salah satu negara Asia yang mencapai play-off, antara Irak atau UEA.
Baca Juga
Kapten Manchester United Bruno Fernandes Usung Target Lolos Liga Champions

