Catat! Legenda Tinju Filipina Manny Pacquiao Bakal Naik Ring Lagi
Poin Penting
|
LAS VEGAS, investortrust.id – Legenda tinju Filipina Manny Pacquiao dipastikan kembali tampil di atas ring. Kali ini dia memilih menghadapi petarung Rusia Ruslan Provodnikov dalam duel ekshibisi kelas welter di Las Vegas, Amerika Serikat, 18 April 2026.
Pacquiao memiliki catatan 62 kemenangan (39 KO), delapan kekalahan, dan tiga hasil imbang. Dia sempat gantung sarung tinju selama empat tahun sebelum kembali naik ring Juli lalu dan bermain imbang melawan juara WBC kelas welter Mario Barrios. Tak lama berselang, dia juga resmi masuk International Boxing Hall of Fame.
Sementara Provodnikov terakhir kali bertarung profesional pada 2016. Pemilik rekor 25 kemenangan (18 KO) dan lima kekalahan itu dikenal publik setelah duel klasik melawan Timothy Bradley pada 2013. Pada tahun yang sama ia meraih gelar WBO kelas ringan super dengan mengalahkan Mike Alvarado, sebelum kehilangan sabuk usai takluk dari Chris Algieri dan kemudian dikalahkan Lucas Matthysse.
Baca Juga
Batal Pensiun, Eks Juara Dunia Tinju Kelas Berat Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov
Sekarang, Pacquiao kembali naik ring. Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung 10 ronde di Thomas and Mack Center dan dipromotori Indistry Media bersama Banner Promotions.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai calon lawan Pacquiao, setelah sebelumnya namanya sempat dikaitkan dengan Floyd Mayweather Jr. dan pemegang sabuk WBA Rolly Romero. “Saya kembali untuk memberi para penggemar pertarungan yang hebat dan saya siap,” kata Pacquiao, dilansir The Ring.
Petinju berusia 47 tahun itu mengaku selalu termotivasi oleh dukungan publik Filipina serta penggemar global. Baginya, Las Vegas punya nilai emosional tersendiri dalam perjalanan karier panjangnya.
“Kembali bertarung di Las Vegas sangat berarti bagi saya. Saya antusias bekerja sama dengan tim yang ingin menghadirkan pengalaman kelas dunia bagi para penggemar,” tutup Pacquiao.
Baca Juga
Oleksandr Usyk vs Daniel Dubois, Duel Tinju Kelas Berat Bernilai Rp3,2 Triliun

