Fabio Quartararo Minta Sprint Race MotoGP Tidak Digelar Lagi
LONDON, investortrust.id – Pembalap Yamaha Fabio Quartararo menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap format MotoGP yang baru, khususnya terkait pelaksanaan sprint race di setiap seri balapan.
Sejak 2023, MotoGP memperkenalkan sesi sprint race yang digelar sehari sebelum balapan utama. Tujuannya, meningkatkan antusiasme penonton di lintasan dan menarik perhatian lebih banyak penonton di rumah. Dengan kata lain bisa menghasilkan pemasukan yang lebih banyak.
Total, ada 19 dari 20 sprint race digelar pada musim baru ini, dengan satu balapan di MotoGP Australia dibatalkan karena cuaca buruk. Meskipun ada peningkatan jumlah penonton dalam 15 seri, beberapa pebalap menyampaikan bahwa jumlah balapan yang terlalu banyak menjadi kendala.
Untuk musim depan, MotoGP akan tetap mengusung format yang sama. Mereka tetap akan menggelar dua balapan dalam setiap seri.
Rencana itu tampaknya mendapat tentangan para pembalap MotoGP. Salah satunya Fabio Quartararo. Dia berpendapat sprint race perlu dikurangi. Bahkan, dia mengusulkan untuk tidak digelar di Valencia.
Baca Juga
Jelang MotoGP 2024, Fabio Quartararo Belum Puas dengan Perfoma Yamaha
“Ini bukan sebuah kebetulan. Ini masalah besar. Saya rasa ini adalah olahraga yang berbahaya. Tapi, sebagai seorang pebalap, Saya bisa menjamin bahwa di sprint race, anda justru lebih lelah daripada balapan utama,” ujar Fabio Quartararo, dilansir Motorsport.
“Secara fisik, motor yang kami selalu kami gunakan itu lebih mengandalkan fisik. Saya rasa kita tidak perlu menggelar sprint race di setiap balapan,” tambah Fabio Quartararo.
“Kita ambil contoh pada seri terakhir musim di Valencia, penonton selalu penuh. Jadi, mengapa anda menginginkan balapan Sabtu? Kita tidak perlu melakukan ini lagi. Saya tidak tahu pendapat semua pembalap. Tapi, saya pikir ini bukan cara yang benar,” ungkap Fabio Quartararo.
“Sekarang, ada 42 atau 44 balapan. Tidak akan berubah banyak. Tapi, sayang kalau kami harus melakukan seluruh balapan ini. Ini melelahkan,” pungkas Fabio Quartararo.
Baca Juga
Bos Aprilia Massimo Rivola Bangga dengan Tim Baru MotoGP 2024 Trackhouse Racing

