Manfaatkan AI, The Beatles Rilis Lagu Terakhir "Now and Then"
JAKARTA, investortrust.id - Mimpi para penggemar The Beatles untuk mendengarkan lagu terbaru dari Fab Four telah menjadi kenyataan. Band rock dan pop legendaris asal Liverpool, Inggris, merilis lagu terbaru berjudul "Now and Then" setelah 45 tahun sejak John Lennon mulai menulisnya dengan bantuan kecerdasan buatan.
Debut lagu ini dirilis di radio BBC pada Kamis, pukul 2 siang, waktu London (10 pagi ET), dan segera tersedia di berbagai platform streaming, termasuk Spotify dan Apple Music. Selain itu, lagu ini akan tersedia dalam bentuk CD dan vinil mulai Jumat.
Sebelum perilisan, sebuah film pendek berdurasi 12 menit yang merinci proses pembuatan "lagu terakhir The Beatles" ini telah diunggah di saluran resmi YouTube milik band tersebut. Dalam tempo singkat film ini ditonton lebih dari 3,3 juta kali.
"Now and Then" merupakan salah satu dari beberapa lagu yang ditulis dan direkam oleh John Lennon di rumahnya, Gedung Dakota, New York, pada akhir 1970-an, setahun sebelum kematiannya. Lagu ini memiliki tema permintaan maaf dan mengusung elemen musik yang mirip dengan lagu solo John Lennon berjudul "Jealous Guy" pada 1970-an.
Baca Juga
Cek Jadwal Konser dan Festival Musik Sepanjang November 2023
Setelah sempat ‘hilang’, Istri John Lennon, Yoko Ono, memberikan rekaman yang berisikan lagu-lagu itu kepada McCartney pada 1994. Lagu "Now And Then" sebelumnya juga akan serius digarap oleh McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, pada 1995. Sayangnya, rekaman suara Lennon itu memiliki banyak noise yang tidak bisa dihilangkan kerena teknologi yang belum mumpuni masa itu.
Sedang dua lagu lainnya, "Free As A Bird" dan "Real Love", sukses dirilis pada 1995 dan 1996.
Proses pembuatan lagu "Now and Then" akhirnya selesai pada 2022 oleh Paul McCartney dan Ringo Starr. George Harrison, yang telah meninggal pada 2001, juga terlibat dalam proyek ini melalui sentuhan gitar yang direkam pada 1995. Giles Martin, produser The Beatles, juga turut serta dengan menambahkan aransemen baru. Proyek ini diperkuat dengan bantuan sutradara Peter Jackson.
Baca Juga
Kisah Sukses Coldplay, Band yang Bakal Konser 15 November di Jakarta
Menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI), Peter Jackson berhasil membersihkan rekaman arsip dalam film dokumenter Beatles berdurasi delapan jam yang berjudul "Get Back".
Perangkat AI tersebut dapat mengisolasi suara Lennon di "Now and Then," menghilangkan kebisingan latar belakang, dan meningkatkan kualitas suara.
Menanggapi hal ini, McCartney mengatakan, "Kami dapat mengambil suara John dan menjadikannya murni melalui AI ini, sehingga kami dapat mencampur rekaman seperti yang biasa Anda lakukan. Ini memberi keuntungan," yang dikutip dari BBC. (Gita Carla)
Baca Juga
Gelar Konser di Indonesia, Ini Profil 4 Personel Band Coldplay

