Berlomba Pamer Karya di JFW, dari Brand Lokal hingga yang Pernah Tampil di New York
JAKARTA, investortrust.id - Pakan mode tahunan skala nasional, Jakarta Fashion Week (JFW) 2024 kembali digelar di Hall Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan. Perhelatan berlangsung tanggal 24 sampai 30 Oktober 2023.
Sebanyak 34 show atau pertunjukan diagendakan untuk menampilkan koleksi lebih dari 120 desainer lintas generasi. Tema yang diangkat yakni Fashion Continuum dan Bridging Generations.
Desainer termuda dalam ajang Jakarta Fashion Week ini adalah Kimberly Tandra. Meski berusia muda, desainer yang satu ini pernah menjajal dunia fashion show di kancah internasional, seperti New York Fashion Week.
Kimberly tak mau kalah memperlihatkan koleksinya yang diberijudul PLETHORAyang artinya berlimpah.“Jadi seperti dilihat di runaway, bajunya very colorful, very cheerful dan berlimpah bunga floral,” ucap Kimberly kepada investortrust.id, Jumat (27/10/2023).
Meski tema atau judul yang diusungnya ketika mengikuti New York Fashion Week dengan JFW 2024 sama, ia mengungkapkan koleksi yang dipamerkan kali ini sangat berbeda. Alasannya, koleksi yang dipamerkan sudah memperhitungkan segmen pembelinya.
“Untuk di New York itu bajunya lebih yang detailnya seperti full bordir, full payet. Tapi untuk di Jakarta kan kita lebih mau merambah ke pasar yang lebih ready to wear, jadi baju-bajunya lebih bisa dipakai sehari-hari,” terangnya.
Kimberly yang sudah mengikuti New York Fashion Week tiga kali ini tidak mengaku tidak mematok target penjualan pada ajang ini. Tujuannya lebih kepada branding atau memperkenalkan koleksi fashionnya ke masyarakat Indonesia atau secara nasional.
“Jadi di sini aku lebih mau memperkenalkan diri sebagai brand yang basednya di Jakarta, dan memang berjualan di Jakarta,” tandasnya.
Tak hanya Kimberly yang sudah menjajal pekan mode internasional, pengusung brand asal Bandung juga tak mau kalah. Ia adalah Trini Midiyati Yuniar yang merasa beruntung karena bisa memamerkan koleksinya pertama kali di JFW 2024.
“Saya bangga banget berada di sini karena JFW itu kan ikut support UMKM, ikut memperkenalkan kita sebagai pengusaha kecil. Lalu JFW juga support untuk kita lebih dikenal luas, karena ini adalah ajang branding untuk kita para brand lokal di Indonesia,” ungkapnya.
Sama juga dengan Kimberly, Trini yang merupakan desainer brand Deenay juga tak memasang target apapun. Tujuan Trini lebih memperkenalkan brand fashiondari Bandung itu secara lebih meluasmelalui ajang JFW ini.
“Sebenarnya targetnya emang benar-benar cuma ingin lebih dikenal saja. Kita sebagai brand lokal bandung ingin lebih dikenal di pulau-pulau yang lainnya. Jadi secara nasional pengen dikenal karena ini ajang nasional kan,” tandas Trini. (CR-9)

