Liverpool Sedang Terpuruk, Andy Robertson Minta Semua Orang Kerja Lebih Keras
Poin Penting
|
LIVERPOOL, investortrust.id – Full back Liverpool Andy Robertson menegaskan satu-satunya jalan keluar dari periode buruk yang sedang dialami The Reds adalah dengan bekerja lebih keras di setiap pertandingan dan sesi latihan.
Liverpool menelan kekalahan keempat secara beruntun di Liga Premier setelah dipaksa menyerah 2-3 dari Brentford di Gtech Community Stadium, Sabtu (25/10/2025) malam WIB. Gol Dango Ouattara dan Kevin Schade membawa Brentford unggul cepat sebelum Milos Kerkez memperkecil ketertinggalan. Penalti Igor Thiago pada menit ke-60 membuat gol telat Mohamed Salah tak cukup menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.
Andy Robertson yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua mengatakan seluruh pemain harus bertanggung jawab atas penurunan performa tim dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga
Asisten Pelatih Barcelona Marcus Sorg Beberkan Penyebab Kekalahan El Clasico
After gameweek five, Liverpool were top of the PL:
— ESPN UK (@ESPNUK) October 27, 2025
▪️5 points ahead of Arsenal & Spurs
▪️7 points ahead of Chelsea
▪️8 points clear of City & United
Now after gameweek nine:
▪️7 points behind Arsenal
▪️2 behind Spurs
▪️1 behind City & United
▪️1 ahead of Chelsea
🤯 pic.twitter.com/nTYsV4p4UR
“Kami harus bekerja lebih keras, sesederhana itu. Baik di latihan, pertandingan, maupun pemulihan. Semua dari kami,” kata Andy Robertson di situs resmi klub.
“Ketika anda bermain untuk klub seperti ini, orang-orang menuntut hasil. Para suporter mengorbankan banyak hal untuk mendukung kami. Satu-satunya cara keluar dari situasi sulit adalah bekerja lebih keras, berlari lebih banyak, dan menjaga diri lebih baik,” tambah Andy Robertson.
Liverpool sejatinya berharap meneruskan momentum setelah menang besar 5-1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions tengah pekan lalu. Tapi, menurut Andy Robertson, masalah utama Liverpool saat ini adalah kurang agresif saat tidak menguasai bola.
“Kami tidak cukup bekerja keras saat kehilangan bola. Melawan Brentford, kalau anda tidak memenangkan bola kedua dan kalah dalam duel udara, anda akan menderita. Mereka kuat dalam set-piece dan kami sudah tahu itu, tetapi kami tetap kebobolan dari lemparan jauh. Itu tidak cukup baik,” ujar bek asal Skotlandia tersebut.
Andy Robertson juga mengakui Liverpool kesulitan mengontrol pertandingan sejak menit awal karena kalah dalam intensitas permainan. “Tidak ada lawan yang akan memberi anda kontrol pertandingan begitu saja. Anda harus memenanginya melalui kerja keras. Jika kami berpikir kontrol akan datang dengan sendirinya, kami dalam masalah,” tegasnya.
Liverpool akan kembali bermain Rabu (29/10/2025) waktu setempat dan Andy Robertson menegaskan tidak ada waktu untuk larut dalam kekecewaan. “Tidak ada waktu beristirahat. Kami harus langsung bangkit,” katanya.
Baca Juga
Respons Thomas Frank Lihat Tottenham Hotspur Ada di Peringkat Ketiga Klasemen
"In a difficult moment, the only way to get out of it is work even harder, run that bit more and look after yourself that bit better." 🗣️ pic.twitter.com/IGOylbt79i
— Liverpool FC (@LFC) October 26, 2025

