Kisah Leonardo Campagna, Pemain Inter Miami yang Kekayaannya Melewati Lionel Messi
MIAMI, investortrust.id – Lionel Messi adalah pemain dengan bayaran termahal dalam Sejarah Major League Soccer (MLS). Tapi, untuk urusan kekayaan, pemain Inter Miami itu masih kalah dari rekan setimnya Leonardo Campana.
Lionel Messi bergabung dengan Inter Miami pada musim panas 2023 dengan bayaran fantastis. La Pulga mendapat upah US$12 juta (Rp 187,4 miliar) per tahun. Ditambah bonus dan berbagai kompensasi, megabintang Argentina itu menerima US$20,4 juta (Rp 318,7 miliar).
Bayaran sebanyak itu normal. Pasalnya, reputasi Lionel Messi sebagai pemain sepak bola tak perlu diragukan.
Namun, kekayaan total Lionel Messi ternyata masih kalah dari harta yang dimiliki Leonardo Campana dan keluarganya. Sebab, Leonardo Campana merupakan putra dari Pablo Campana. Dia adalah nama besar di kampung halamannya Ekuador. Dia adalah mantan atlet tenis top yang kini menjadi politisi.
Baca Juga
Pilih MLS atau UEA? Olivier Giroud Belum Beri Jawaban Klub Selanjutnya
Pablo Campana pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Ekuador dan kemudian mendirikan perusahaan real estate bernama Millenium S.A. Dari bisnis inilah sebagian besar kekayaan keluarga Leonardo Campana berasal. Menurut The Sun, kekayaan keluarga Campana lebih dari US$ 1 miliar (Rp 15,6 triliun).
Tidak hanya itu, Leonardo Campana juga merupakan cicit Gabriel Campagna. Dia merupakan pesepak bola yang pernah enam kali menjadi juara di Liga Ekuador pada 1920-an. Sementara kakeknya adalah Isidro Romero, yang merupakan mantan presiden klub besar Barcelona de Guayaquil.
Leonardo Campana juga memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden Ekuador saat ini, Daniel Noboa Azin melalui sang nenek, Isabel Noboa.
Meski sangat kaya, Leonardo Campagna tidak bergantung pada jatah finansial dari keluarganya. Dia memutuskan bekerja dan menekuni hobinya sebagai pemain sepak bola profesional. Di Ekuador, Leonardo Campagna termasuk pemain yang sukses dengan catatan statistik bagus.
Leonardo Campana memulai karier professional dari milik kakeknya Barcelona de Guayquil. Lalu, pada jendela transfer musim dingin 2020, dia pindah ke Wolverhampton Wanderers di Liga Premier. Lalu, pada musim panas 2020, dia dipinjamkan ke Famalicao di kompetisi Portugal.
Dari Famalicao, Leonardo Campana dipinjamkan sekali lagi ke Swiss membela Grasshopper Zurich, dan dilanjutkan ke Inter Miami.
Sejak 2023, Inter Miami mempermanenkan status Campana. Hasilnya, cukup bagus. Dalam dua musim bersama Inter Miami, Leonardo Campana menyumbang 23 gol dalam 65 pertandingan. Sementara di Timnas Ekuador, dia memiliki 15 caps.
Baca Juga
Shin Tae-yong Rules! Cerita Nova Arianto Terapkan Disiplin ala Korea di Timnas U-16

