Pelatih PSG Luis Enrique Ingin Pertahankan Gelar Liga Champions
Poin Penting
|
PARIS, investortrust.id – Pelatih Luis Enrique menegaskan ambisinya membawa Paris Saint-Germain (PSG) mempertahankan gelar Liga Champions seusai keberhasilan historis musim lalu.
PSG memulai langkah mempertahankan mahkota Eropa dengan menghadapi Atalanta sebelum berduel dengan Marseille di Ligue 1. Sayangnya, Les Parisiens tak bisa menurunkan Ousmane Dembele dan Desire Doue yang mengalami cedera seusai jeda internasional.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, tantangan terbesar justru datang saat merebut trofi pertama. Sementara mempertahankannya diyakini akan lebih mudah karena skuad sudah melewati fase penuh keraguan.
Baca Juga
“Gelar pertama selalu sulit, karena para pemain merasa tidak mampu memenangkannya. Tapi, kami menunjukkan jalannya. Sekarang, seluruh PSG, termasuk para pemain muda, sadar mereka bisa menang. Bagi saya, lebih sulit memenangkan gelar pertama dibandingkan gelar kedua atau ketiga,” ujar Luis Enrique, di situs resmi PSG.
Keberhasilan PSG musim lalu bukan hanya menghapus label "raja domestik tanpa mahkota Eropa", melainkan juga mengubah fondasi mental klub. Les Parisiens menyingkirkan Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal sebelum menghancurkan Inter 5-0 di final.
Kemenangan itu memunculkan keyakinan baru, meski klub kehilangan Kylian Mbappe yang hengkang ke Real Madrid dengan status bebas transfer.
Kini, Luis Enrique bertumpu pada pilar seperti Ousmane Dembele, Achraf Hakimi, dan Vitinha untuk mengulang sukses. Dia juga menegaskan gelar Liga Champions tidak sekadar target, melainkan bagian dari ambisi kolektif kota Paris. “Setelah Eropa, tujuan kami adalah menulis sejarah lagi dan menang secara beruntun. Kami harus ambisius,” tutup Luis Enrique.
Baca Juga
Jadi Menpora, Erick Thohir Serahkan Posisi Ketua Umum PSSI Kepada FIFA
Auteur d’une saison historique avec le Paris Saint-Germain, Luis Enrique a été élu meilleur entraîneur de l’année par les lecteurs de @OnzeMondial. 🏆
— Paris Saint-Germain (@PSG_inside) September 16, 2025
La récompense d'une philosophie de jeu qui a marqué la saison 24-25. 👏

