Bagikan

Regulasi Baru VAR Liga Premier Bakal Sentuh Kartu Kuning dan Sepak Pojok

Poin Penting

Liga Premier berpotensi memperluas cakupan VAR untuk menilai kartu kuning dan keputusan sepak pojok.
IFAB sedang mengkaji usulan tersebut dengan melibatkan pemangku kepentingan sepak bola Inggris.
Howard Webb mengecam keras ancaman terhadap wasit seperti yang dialami Michael Oliver dan Anthony Taylor.

LONDON, investortrust.id – Kepala Komite Wasit Liga Premier Howard Webb, mengisyaratkan kemungkinan perluasan cakupan penilaian VAR di kompetisi Inggris 2025/2026. Langkah ini akan menjadi perubahan signifikan dari aturan saat ini yang hanya menggunakan VAR di insiden besar seperti gol, penalti, dan kartu merah.

Wacana tersebut muncul setelah Webb menyoroti potensi dampak besar dari kartu kuning yang keliru maupun pelanggaran yang seharusnya berbuah kartu kuning, tapi terlewatkan. 

Howard Webb juga menilai kesalahan pemberian tendangan sudut. Meski terkesan sederhana, kesalahan pengambilan keputusan sepak pojok bisa mempengaruhi jalannya pertandingan dan mudah terlihat melalui tayangan ulang.

Baca Juga

Antonio Conte Realistis Masa Depan Napoli Musim 2025/2026

Howard Webb menjelaskan International Football Association Board (IFAB) selaku badan pengatur hukum permainan sedang mengkaji ide tersebut. Dia sendiri mengaku terbuka terhadap perluasan fungsi VAR, asalkan mendapat persetujuan dari pemangku kepentingan sepak bola Inggris. 

Meski begitu, Howard Webb mengingatkan bahwa teknologi itu awalnya diciptakan untuk membenahi kesalahan besar yang jelas dan nyata, bukan seluruh insiden kecil. Karena itu, pembahasan internal bersama pihak-pihak terkait akan terus berlangsung sebelum keputusan resmi diambil. 

Howard Webb juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyoroti meningkatnya kekerasan verbal dan ancaman terhadap wasit, dengan mencontohkan kasus Michael Oliver yang mendapat ancaman pembunuhan. Lalu, kasus Anthony Taylor yang diserang suporter AS Roma di ajang Eropa.

“Jika kita berbicara tentang kartu kuning yang keliru dan berdampak besar, maka harus dipikirkan juga kartu kuning yang seharusnya diberikan tapi tidak. Ketidaksepakatan terhadap keputusan bukan berarti punya hak untuk menyebar ancaman terhadap wasit atau keluarga mereka. Itu sama sekali tidak bisa diterima,” kata Howard Webb, dilansir BBC Sport.

Baca Juga

Demi Daftarkan Pemain ke La Liga, Barcelona Dikabarkan Ambil Opsi Utang Bank

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024