Terdampak Krisis Global? Valencia Umumkan Kerugian Finansial untuk Musim 2022/2023
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen klub La Liga Spanyol Valencia mengumumkan mengalami kerugian tipis pada musim 2022/2023. Prestasi yang kurang baik dan penjualan pemain yang menurun jadi alasan.
Valencia adalah klub besar Spanyol selain Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid. Jumlah piala dan materi pemain pada masa lalu jadi bukti kehebatan klub berlogo Kelelawar itu.
Tapi, semuanya berubah dalam beberapa tahun terakhir. Valencia bukan lagi klub besar. Mereka berjuang dengan berbagai masalah finansial dan prestasi.
Baca Juga
Klarifikasi Robert Lewandowski Dituduh Marah kepada Lamine Yamal
Baru-baru ini Valencia mengumumkan mengalami kerugian sebesar 1,2 juta Euro (Rp 20,1 miliar) dan 6,9 juta Euro (Rp 115, 9 miliar) setelah pajak. Kerugian itu turun sangat signifikan dari kerugian pada dua musim lalu. Saat itu, mereka mencatatkan kerugian hingga 44 juta Euro (Rp 739,8 miliar).
Menurut Superdeporte, Valencia juga mendatangkan pendapatan kurang dari 100 juta Euro (Rp 1,6 triliun). Dari jumlah itu, 60 juta Euro (Ro 1 triliun) di antaranya adalah hak siar TV. Sementara utang klub telah berkurang sebesar 13%. Tapi, masih berjumlah 297 juta Euro (Rp 4,9 triliun).
Pendapatan terbesar Valencia pada musim panas lalu adalah 15 juta Euro (Rp 252 miliar). Itu adalah hasil penjualan Yunus Musah ke AC Milan. Artinya, sejak 2020, Valencia telah menghasilkan laba bersih di bursa transfer sekitar 130 juta Euro (Rp 2,1 triliun).
Baca Juga
Robert Lewandowski Akhiri Paceklik Gol dengan Membantu Barcelona Mengalahkan Alaves

