Pembalap KTM Maverick Vinales Menyesal Pernah Tolak Tim Pabrikan Ducati
Poin Penting
|
BARCELONA, investortrust.id – Pembalap KTM Maverick Vinales membuka sebuah rahasia karier di masa lalu. Dia mengaku keputusan yang paling dia sesali sepanjang karier MotoGP adalah menolak tawaran tim pabrikan Ducati pada 2018. Saat itu, dia masih memperkuat Yamaha.
Di usianya yang sudah menginjak 30 tahun, Maverick Vinales tak lagi mengejar kesempurnaan lewat statistik di lintasan. Fokusnya kini lebih pada stabilitas, kepuasan batin, dan pembuktian diri sebagai pembalap yang terus berkembang meski waktu tak lagi berpihak kepadanya seperti dulu.
Uniknya, pembalap KTM itu menyebut sempat mendapatkan tawaran membela Ducati. Ketika itu, Ducati mengajukan kontrak dua tahun untuk menjadikan Maverick Vinales tandem Andrea Dovizioso mulai MotoGP 2019.
Baca Juga
Pembalap Aprilia Marco Bezzecchi Akui Kualitas Marc Marquez di MotoGP 2025
Namun, Maverick Vinales memilih bertahan di Yamaha karena merasa dikelilingi tim yang mendukungnya penuh. “Itu adalah penyesalan terbesar saya dalam karier balap. Pada 2018, saya hampir bergabung dengan tim pabrikan Ducati. Mereka meyakinkan saya, dan saya sangat yakin akan pergi,” ujar Maverick Vinales, dilansir Diario As.
“Tapi, orang-orang yang bekerja dengan saya saat itu meyakinkan saya untuk tetap bertahan di Yamaha dan mencoba menang di sana. Tentu saja, sekarang saya tahu itu adalah kesalahan besar,” tambah Maverick Vinales.
Keputusan tersebut menjadi titik balik penting. Meski sempat meraih kemenangan dan dua kali finish di posisi ketiga klasemen akhir, Maverick Vinales gagal menunjukkan konsistensi di papan atas. Situasi memuncak pada MotoGP Styria 2021 ketika Yamaha memutus kontraknya secara mendadak karena insiden "geber gas" yang kontroversial.
Maverick Vinales kemudian pindah ke Aprilia dan kini menjadi bagian dari proyek jangka panjang KTM. “Saya percaya dalam hidup segalanya terjadi karena alasan. Mungkin kalau saya ke Ducati, saya malah cedera dan tidak bisa balapan lagi. Tak ada yang tahu,” ucap Maverick Vinales.
“Dengan sikap saya yang sekarang, mungkin saya sudah punya tiga atau empat gelar juara dunia. Tapi, yang terpenting adalah perasaan anda. Kebahagiaan itu sangat penting. Saya merasa damai, dan itu yang paling saya cari sekarang,” tutup Maverick Vinales.
Baca Juga
Respons Marc Marquez Lihat Alex Marquez Cium Aspal di MotoGP Belanda
Winning with KTM? Maverick Viñales is ready for it 🏆 Here's more about his bold move to @Tech3Racing#MotoGP pic.twitter.com/9bfpZbZGSo
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) March 26, 2025

