Benarkah Ban Jadi Rahasia Kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Mandalika? Begini Penjelasannya
JAKARTA, investortrust.id – Rahasia kemenangan Francesco Bagnaia di MotoGP Mandalika terungkap. Pemilihan ban sesuai saran Michelin menjadi kunci Lenovo Ducati memenangkan balapan pada Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (15/10/2023).
Pada balapan musim kedua di Mandalika, Francesco Bagnaia menjadi yang tercepat dalam 27 lap dengan catatan 41 menit 20,293 detik. Itu kemenangan yang membanggakan karena Pecco memulai balapan dari grid ke-13.
Lalu, apa rahasianya? Ternyata, Francesco Bagnaia mendengarkan saran Michelin sebagai pemilik ban. Mereka sudah mengungkap saran pilihan ban. Dengan trek Mandalika yang mencapai suhu di atas 50 derajat celcius, ban soft pun tak disarankan. Sebab, itu akan berbahaya.
Baca Juga
Gagal di MotoGP Mandalika Jorge Martin Masih Yakin Bisa Lewati Poin Francesco Bagnaia
“Michelin sangat merekomendasikan kompon ban depan medium atau hard untuk balapan Minggu Pilihan untuk Sprint sangat logis, ban belakang soft, dan di depan beberapa soft, medium dan hard,” ujar Piero Taramasso dari Michelin, dilansir crash.net.
Nasihat Michelin benar-benar dijalankan Francesco Bagnaia. Sebaliknya, Jorge Martin menggunakan ban jenis lain. Hasilnya, Francesco Bagnaia finish pertama. Sementara Jorge Martin harus tersungkur.
“Di saat pemanasan, saya mencoba memahami apa yang harus dilakukan dengan berbeda. Saya tak bisa menjalani balapan di belakang lagi dan ban belakang membantu saya karena itu membuat motor lebih stabil. Saya tak suka itu. Saat itu bikin grogi,” ujar Francesco Bagnaia.
Baca Juga
Wakili Presiden Jokowi, Erick Thohir Serahkan Piala Pemenang MotoGP Mandalika

