AC Milan Kena Comeback di Kandang Napoli, Olivier Giroud Marah dan Frustrasi
JAKARTA, investortrust.id – Olivier Giroud mengakui frustasi dan marah setelah AC Milan membuang keunggulan 2-0 menjadi imbang 2-2 saat tandang ke Napoli di Stadio Diego Armando Maradona, Senin (30/10/2023) dini hari WIB. Dia jengkel karena I Rossoneri kena comeback dengan mudah.
AC Milan bermain melawan Napoli dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama.
Hasilnya, Olivier Giroud tampil cemerlang. Striker veteran Prancis itu mencetak dua gol sundulan dari umpan silang Christian Pulisic dan Davide Calabria. Itu adalah gol pertamanya di semua kompetisi sejak 1 September 2023. Dan, itu juga bermakna AC Milan semakin dekat dengan tiga poin.
Namun, sepak bola memang bukan matematika. Matteo Politano dan Giacomo Raspadori menyelesaikan comeback Napoli setelah babak kedua berakhir dengan hasil imbang 2-2.
Baca Juga
Kemenangan Inter Milan Lawan AS Roma Dinodai Pelecehan Rasial kepada Romelu Lukaku
“Secara pribadi, saya senang atas dua gol tersebut dan bersyukur atas dua umpan silang bagus dari rekan satu tim saya. Tapi, saya kecewa dengan hasilnya. Kami memiliki peluang memenangkan pertandingan dan menciptakan begitu banyak peluang. Tapi, tidak mampu mengakhiri pertandingan,” ujar Olivier Giroud kepada Sky Sports Italia.
“Kami menciptakan begitu banyak peluang melawan Newcastle United dan Borussia Dortmund (di Liga Champions). Tapi, tidak cukup klinis. Hari ini kami bisa saja mencetak empat atau lima gol,” ungkap Olivier Giroud.
Kemarahan dan frustrasi tampak jelas ketika Olivier Giroud digantikan, 10 menit menjelang pertandingan usai. Dia bereaksi dengan marah. Bahkan, menolak duduk di bangku cadangan. Dia memilih menonton pertandingan dengan bertengger di atas kotak es.
“Saya hanya manusia. Saya bukan robot. Saya merasa kecewa karena saya yakin bisa membantu rekan satu tim. Saya masih punya tenaga tersisa dan ingin bertahan,” ucap Olivier Giroud.
“Tentu saja, setelah lima menit saya menenangkan diri dan meminta maaf kepada pelatih. Saya menghormati keputusannya dan saya hanya menginginkan yang terbaik untuk tim. Saya frustrasi karena kami seharusnya memenangkan pertandingan ini,” pungkas eks Arsenal dan Chelsea itu.
Baca Juga
Apa Saja? Marquinhos Buka Rahasia Kemenangan PSG Atas AC Milan di Liga Champions

