Jadi Kunci Masa Depan Generasi Mendatang, Cussons Baby Dorong Normalisasi Apresiasi Terhadap Peran Ibu
JAKARTA, investortrust.id - Menyambut Hari Ibu, Cussons Baby meluncurkan kampanye #BanggaJadiBunda, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendorong normalisasi apresiasi terhadap peran ibu. Kampanye ini menggarisbawahi pentingnya apresiasi atas kontribusi ibu, baik dalam pengasuhan anak maupun dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih baik.
Ibu berperan membentuk generasi yang lebih baik, yang dilakukan dengan cinta, dedikasi, dan pengorbanan besar. Meski tugas ini sering dianggap sebagai kewajiban, apresiasi terhadap ibu menambah dukungan yang penting dalam menciptakan lingkungan positif untuk perkembangan anak, yang merupakan kunci masa depan generasi mendatang.
Marketing Director PZ Cussons Eva Arisuci Rudjito mengatakan, melalui kampanye #BanggaJadiBunda, perusahaan ingin mendorong masyarakat untuk menormalisasi apresiasi terhadap peran ibu sebagai figur penting dalam keluarga.
Menurut Eva, apresiasi terhadap ibu bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga kebutuhan yang dapat meningkatkan kebanggaan diri mereka. Dengan begitu, para ibu akan lebih percaya diri menjalani perannya yang luar biasa.
“Lewat kampanye ini, kami ingin mengajak para ibu untuk berbagi momen apa adanya, momen yang merefleksikan kejujuran, perjuangan, dan keindahan dalam keseharian mereka. Kami percaya bahwa setiap ibu memiliki kekuatan dan keunikan yang luar biasa dalam mendampingi tumbuh kembang anak," ujar Eva dalam siaran pers, Kamis (12/12/2024).
Kenyataannya, dalam banyak masyarakat, peran ibu sering kali dianggap sebagai kewajiban yang luput dari penghargaan. Hal ini menciptakan tekanan dan beban emosional yang dapat mengurangi tingkat kebanggaan diri (self-efficacy) ibu. Mengingat peran ibu memiliki tanggung jawab yang amat besar, baik di rumah tangga maupun dalam masyarakat, maka layak dihargai secara setara seperti peran lainnya.
Psikolog Klinis Anak dan Remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkapkan, normalisasi apresiasi terhadap peran ibu membantu mematahkan stereotip bahwa tugas ibu hanya kewajiban yang memang sudah semestinya berjalan tanpa perlu apresiasi. Dengan memberikan apresiasi, maka membuat ibu merasa dihargai, yang dapat meningkatkan efikasi diri ibu dan membuat ibu lebih bahagia menjalankan perannya.
"Ini pada akhirnya meningkatkan kebahagiaan keluarga secara keseluruhan. Setiap ibu berhak mendapatkan apresiasi atas peran yang dijalani, dan setiap ibu pantas bangga atas perjuangan mereka," ungkap Vera.
Vera menjelaskan, ibu dengan efikasi diri yang tinggi, memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola stress, mengurangi kecemasan dan menurunkan resiko depresi. Kualitas hubungan dengan anak jadi meningkat, sekaligus meningkatkan rasa bangganya sebagai ibu.
Sebagai tambahan informasi, kampanye #BanggaJadiBunda juga menyoroti bahwa menjadi ibu bukan tentang kesempurnaan, tetapi tentang cinta, dedikasi, dan usaha. Ibu yang memiliki kebanggaan diri lebih mampu mengelola tantangan, mengurangi stres, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan anak. Menormalisasikan apresiasi peran ibu adalah bentuk dukungan sosial yang bisa diberikan oleh pasangan, orang tedekat dan komunitas.

