Cara Brand Fashion Lokal Thenblank Jawab Tantangan Penurunan Daya Beli hingga Produk Impor
JAKARTA, investortrust.id - Penurunan daya beli dan kelas menengah masyarakat yang juga mengalami kondisi yang sama menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis fashion Tanah Air, salah satunya datang dari brand lokal fashion ternama, Thenblank.d
Namun, menurut Founder Thenblank Mutiara Kamila Athiyya, kondisi perekonomian tersebut menjadi tantangan bagi industri fashion. Ia pun menilai, tantangan ini harus dijawab oleh para pelaku bisnis melalui inovasi-inovasi yang segar dan baru, sehingga masyarakat bisa lebih tertarik untuk menerima hasil produknya.
“Jadi artinya ini tuh adalah another obstacle lah yang harus di-tackle saja,” ucap Mutiara saat berbincang dengan investortrust.id pada perhelatan Jakarta Fashion Week 2025 di Pondok Indah Mal 3, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2024.)
Baca Juga
Menteri Teten Ungkap 4 Langkah Agar Produk Modest Fashion RI Bisa Go International
“Tapi apakah berpengaruh? Aku rasa sih sebenarnya justru malah banyak faktor internalnya, gimana Thenblank harusnya berinovasi ketika ada keadaan seperti itu. Tapi kalau kita terlambat sedikit dan ternyata banyak kompetitor yang lebih cepat ya tentu pengaruh di kita,” tambahnya.
Jika tidak cepat beradaptasi dengan situasi dan kondisi perekonomian saat ini, bagi Mutiara akan berdampak ke bisnis fashion, dan tertinggal dengan pesaing atau kompetitor lainnya. Hal ini pun menurutnya dapat juga menjawab bagaimana caranya bisnis fashion bertahan di tengah serbuan produk impor murah.
Mutiara menilai, pihaknya terus menggencarkan bagaimana citra dari brand tersebut dilakukan, baik secara meningkatkan kualitas dan juga memberikan potongan harga atau diskon kepada para pelanggan setia Thenblank.
Baca Juga
“Artinya kita pengen banget menguatkan brand-nya, dan itu yang lagi dilakukan juga sekarang bagaimana akhirnya nanti brand Thenblank ini bisa lebih lebih trusted gitu dibanding mungkin yang beli jamnya kemeja putih no brand gitu, yang enggak tahu kualitasnya seperti apa yang penting murah gitu,” paparnya.

