Begini Kata Pelatih Vietnam Philippe Troussier Soal Pemain Keturunan di Timnas Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Keberadaan banyak pemain keturunan yang bergabung dengan Timnas Indonesia mendapatkan komentar Pelatih Vietnam Philippe Troussier. Jelang melawan pasukan Garuda, pelatih asal Prancis itu tak lupa memberikan komentarnya.
Timnas Indonesia akan melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (21/3/2024), dengan sejumlah pemain kelahiran Eropa. Sebut saja Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Sandy Walsh, Jay Idzes, Ivar Jenner, Marc Klok, Rafael Struick, Thom Haye, dan Ragnar Oratmangoen.
Saat Piala Asia 2023, Timnas Indonesia juga diperkuat pemain-pemain keturunan seperti Marc Klok, Justin Hubner, Jordi Amat, Elkan Baggot, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, hingga Rafael Struick.
Baca Juga
Jadi Pesaing di Lini Depan, Rafael Struick Senang Ragnar Oratmangoen Gabung Timnas Indonesia
Manurut Philippe Troussier, hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan. Dia menilai kehadiran pemain-pemain keturunan sah dan wajar sebagai jalan untuk meningkatkan level sepak bola di suatu negara.
“Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa cara untuk mengembangkan sistem sepak bola di dalam negeri,” ujar Philippe Troussier dalam sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan.
“Pertama, kita bisa mendorong pengembangan sepak bola dari sumber daya dalam negeri Platform sepak bola semakin mendapat dukungan dari FIFA dan memberikan perhatian lebih untuk mengembangkan sepak bola lokal, mulai dari peningkatan kualitas pemain hingga stadion dan wasit,” tambah Philippe Troussier.
“Lihat saja Jepang dan Korea, latar belakang sepak bola yang banyak pemain asingnya. Di Jepang, Urawa Red Diamonds menjuarai Liga Champions Asia. Tapi, kontribusinya terhadap timnas nol, karena para pemain top Jepang pergi ke luar negeri untuk bermain,” pungkas Philippe Troussier.
Baca Juga
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Philippe Troussier Sebut Tidak Mudah

