Pemain Legendaris Uruguay Luis Suarez Mundur Dari Tim Nasional
MONTEVIDEO, investortrust.id – Pemain legendaris Uruguay Luis Suarez mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan melawan Paraguay, akhir pekan nanti.
Luis Suarez mengawali karier profesional di klub Uruguay, Nacional. Dia langsung membawa klubnya itu menjuarai Primera Division Uruguay pada musim perdananya pada 2005/2006.
Setelah itu, Luis Suarez hijrah ke Belanda pada 2006 bergabung dengan Groningen selama semusim sebelum memperkuat Ajax Amsterdam (2007-2011). Dia melesakkan 111 gol dari 159 pertandingan di seluruh kompetisi. Dia ikut membantu klub raksasa Belanda itu merebut juara Eredivisie 2010/2011 dan Piala KNVB 2009/2010.
Baca Juga
Raheem Sterling Jelaskan Alasan Gabung Arsenal di Hari Penutupan Jendela Transfer
Sempat memperkuat Liverpool, puncak prestasi Luis Suarez sebagai pesepak bola terjadi di Barcelona. Bersama Lionel Messi dan Neymar, El Pistolero menyumbangkan empat gelar juara La Liga, empat Copa del Rey, satu Supercopa des Espana, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub Eropa.
Dari sana, Luis Suarez pindah ke Atletico Madrid dan merebut gelar juara La Liga 2020/2021. Lalu, bermain untuk Gremio di Brasil, dan kini memperkuat Inter Miami di MLS.
Total, selama berada di level klub, Luis Suarez sudah membuat 509 gol dari 827 pertandingan. Sementara di tim nasional, dirinya telah membuat 69 gol dari 142 pertandingan. Dirinya menjadi pemain penting ketika Uruguay menjuarai Copa America 2011.
“Jumat (6/9/2024) akan menjadi pertandingan terakhir saya bersama Uruguay. Saya akan mengeluarkan kemampuan terbaik sampai detik terakhir karier saya dengan tim nasional,” ujar Luis Suarez dalam pernyataan resminya.
Selain gemilang, Luis Suarez juga sempat mencatatkan beberapa kontroversi. Pada Piala Dunia 2010, dia menghalau bola menggunakan tangan saat melawan Ghana. Lalu, pada Piala Dunia 2024, dia mengigit Giorgio Chiellini saat bertemu Italia. Dia juga mengigit Branislav Ivanovic dan melakukan aksi rasial kepada Patrice Evra di Liga Premier.
Baca Juga

