Rahasia Hidup Sehat ala dr. Zaidul Akbar: Perbanyak Makanan Kupas Bukan Kemas
JAKARTA, investortrust.id - Pakar kesehatan dan pendakwah yang dikenal dengan pendekatan alami dan islami dalam pengobatan, dr Zaidul Akbar mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak makanan yang dikupas daripada makanan yang dikemas. Menurutnya, hal tersebut penting untuk dilakukan guna menjaga kesehatan.
"Jadi sepanjang mereka-mereka ini (makanan yang dikupas, seperi buah dan sayur) dikonsumsi dalam bentuk aslinya dan tidak berlebihan, Insyaallah itu aman, itu kaidah dasarnya kalau mau sehat. Jadi kalau bahasa lebih disimpelkan, perbanyaklah makanan yang dikupas, bukan makanan yang dikemas," ujar Zaidul dalam laman YouTube resminya, dilansir investortrust.id, Senin (12/8/2024).
Seperti yang diketahui, makanan yang dikupas seperti buah dan sayuran, cenderung lebih sehat karena tidak melalui proses pengolahan yang panjang. Sebaliknya, makanan yang dikemas sering kali mengandung bahan tambahan yang kurang baik bagi kesehatan.
"Kalaupun pakai kupasan, ya dikupas dari aslinya," ungkap Zaidul.
Zaidul menjelaskan, sebaiknya ketika mengonsumsi buah itu dengan kulitnya. Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan pengalaman pribadinya saat mencoba makan mangga podang bersama kulitnya.
Lebih lanjut, penggagas Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu menyebut, buah komoditas unggulan Kabupaten Kediri, Jawa Timur tersebut memiliki dua rasa yang berbeda antara daging buah dan kulitnya. Namun begitu, Zaidul menekankan pentingnya memastikan bahwa buah tersebut tumbuh secara alami tanpa pestisida atau bahan kimia lainnya.
Sehubungan dengan hal itu, Zaidul Akbar pun mencontohkannya dengan kelapa yang tidak disemprot bahan kimia dan jahe yang bukan hasil hibridisasi.
"Karena mangga ini (podang), mangga yang boleh dibilang tidak disemprot-semprot atau tidak dikarbit, dia tumbuhnya alami, tidak dikarbit. Jadi, kalau saya ngelihat kenapa kelapa itu menjadi salah satu produk yang paling yang saya ketahui saat ini? Karena ini (kelapa) kan tidak disemprot-semprot," jelas Zaidul Akbar.
Di samping itu, ia juga mengingatkan bahwa saat ini banyak buah-buahan yang sudah tidak memiliki aroma alami yang kuat karena kerusakan tanah dan lingkungan, salah satunya apel.
"Zaman saya tahun 80-an, bau apel itu kecium, tapi sekarang, saya tempelin ke hidung saya pun, kadang-kadang tidak kecium baunya, tanahnya sudah sudah rusak, ini pun (apel) rusak, tidak sesuai dengan aslinya," kata Zaidul.
Kemudian, Zaidul juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan kampung, seperti pisang kampung yang cenderung lebih alami dan tidak diproses secara berlebihan.
Dengan demikian, ia menuturkan, makanan-makanan ini jika dikonsumsi dengan baik dan benar, serta tidak berlebihan dapat membantu memperbaiki masalah yang ada didalam tubuh.
"Jika dimakan dengan baik saja benar, tidak berlebihan, dia akan mereparasi masalah yang ada dalam tubuh kita, gitu lho. Apalagi Anda yang suka naik gunung misalkan, di gunung itu kan banyak air, bagus, pas naik gunung itu, minumlah air-air gunung itu, jangan dimasak air itu," imbuh Zaidul.

