Nyeri Perut saat Menstruasi, Normal atau Gejala Penyakit?
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menjelaskan untuk mengetahui menstruasi seorang perempuan normal atau tidak, dapat melalui indikasi nyeri saat menstruasi atau haid.
Menurutnya, nyeri yang hebat bisa disebabkan adanya endometriosis. Suatu gangguan pada jaringan yang biasanya melapisi rahim, tumbuh di luar rahim. Jaringan dapat ditemukan di indung telur, saluran telur, atau usus. Atau juga disebabkan adanya miom. Miom adalah benjolan yang tumbuh di dinding rahim bagian dalam atau bagian luar.
"Bila sangat nyeri dan terlalu banyak darah keluar dan bergumpal-gumpal, itu tidak normal," ungkap dokter Hasto dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu, (28/7/2024).
Walaupun demikian, nyeri haid masih dianggap normal bila hanya sakit perut atau pinggang pegal yang tidak membutuhkan pertolongan obat.
Baca Juga
Kepala BKKBN Beri Contoh Makanan Bergizi Tinggi dengan Harga Terjangkau
"Kalau lagi menstruasi tidak bisa berangkat sekolah tanpa minum obat, itu tidak normal," tutur dokter Hasto. Artinya, mereka yang mengidap gejala itu diharuskan berobat ke dokter.
Saat menstruasi, perempuan mengeluarkan darah sekitar 200 cc, yang mana hampir setara dengan donor darah yang mana darah yang diambil sekitar 250 cc. Sehingga, dokter Hasto menghimbau kepada perempuan untuk minum tablet tambah darah, makan makanan bergizi saat menstruasi untuk menjaga hemoglobin agar tidak anemia.
Sementara itu, ia memaparkan bahwa usia yang tepat bagi perempuan untuk menstruasi adalah 12,5 tahun hingga 17 tahun. "Kalau sudah menstruasi di usia delapan tahun, itu tidak normal. Menstruasi terlalu dini bisa mengganggu pertumbuhan," ujar dokter Hasto.
Baca Juga
Tiga Tips Ini Penting untuk Jaga Kesehatan Jantung saat Berolahraga
Menurut dokter Hasto, menstruasi yang dialami perempuan setiap bulan tidak boleh terlalu lama dan juga terlalu cepat. Idealnya menstruasi terjadi di sepanjang 5-7 hari.
"Kalau hanya dua hari tidak normal. Kalau lebih dari tujuh hari menyebabkan anemia," paparnya.
Di samping itu, dokter Hasto mengingatkan remaja perempuan agar juga berhati-hati dalam membangun pergaulan dengan lawan jenis. "Laki-laki sangat dipengaruhi oleh pandangan visual. Jadi, hati-hati menunjukkan penampilan fisik. Hati-hati saat berpacaran," tegas dokter Hasto.

