Enzo Fernandez Tersandung Kasus Rasial, Chelsea Siapkan Hukuman Disiplin
LONDON, investortrust.id – Chelsea memastikan telah menyiapakn hukuman disiplin kepada Enzo Fernandez yang mengeluarkan pernyataan rasial saat selebrasi kemenangan Argentina di final Copa America 2024.
Argentina baru saja memenangkan Copa America kedua secara beruntun setelah mengalahkan Kolombia di final, Senin (15/7/2024) pagi WIB. Gol tunggal Lautaro Martinez sudah cukup membuat La Albiceleste berpesta.
Sayangnya pesta kemenangan Argentina diwarnai aksi berlebihan para pemain di ruang ganti maupun bus yang mengangkut mereka meninggalkan stadion. Lagu-lagu dengan lirik rasial yang ditujukan kepada pemain-pemain Prancis sempat terdengar. Sialnya, itu dilakukan Enzo Fernandez.
Sadar rekaman video tidak terpuji itu viral, Enzo Fernandez buru-buru mengeluarkan klarifikasi. Dia meminta maaf secara terbuka dan menyebut sedang lepas kendali. Dia juga tidak memiliki maksud rasial serta menyebut bahwa dirinya adalah orang yang berpandangan terbuka.
Baca Juga
Kisah Jackson Martinez: Dari Striker Seharga Rp 737 Miliar Jadi Penyanyi Lagu Rohani
Meski sudah meminta maaf, Chelsea memutuskan akan tetap menggelar penyelidikan. Mereka menghargai permintaan maaf Enzo Fernandez. Tapi, The Blues juga menyebut ada aturan yang harus ditegakkan.
“Chelsea Football Club menganggap segala bentuk perilaku diskriminatif sama sekali tidak dapat diterima. Kami bangga menjadi klub yang beragam dan inklusif dengan orang-orang dari semua budaya, komunitas, dan identitas merasa diterima,” tulis Chelsea di situs resminya.
“Kami mengakui dan menghargai permintaan maaf secara terbuka yang dilakukan pemain kami (Enzo Fernandez) dan akan menggunakan ini sebagai kesempatan untuk mendidik. Klub telah memulai prosedur disiplin internal,” lanjut pernyataan klub London Barat itu.
Berdasarkan kebiasaan, kasus seperti Enzo Fernandez bisa mengadapatkan hukuman beragam mulai denda sejumlah uang hingga skorsing beberapa pertandingan. Semuanya akan disesuaikan dengan level kesalahan.
Baca Juga
Bikin Klarifikasi Kasus Rasialis, Klub Milik Orang Indonesia Como 1907 Justru Dikecam

