Kisah Roberto Firmino Banting Stir Jadi Pendeta di Kampung Halamannya Brasil
MACEIO, investortrust.id – Keputusan mengejutkan diambil mantan pemain Liverpool Roberto Firmino. Saat teman-temannya tim nasional Brasil mengikuti Copa America 2024, dia justru memutuskan banting stir menjadi pendeta. Panggilan hati!
Pada semua masa, Roberto Firmino adalah pemain yang sangat berpengaruh. Dia mencapai kesuksesan besar saat membela Liverpool. Selama delapan tahun, dia bermain 362 kali dan menyumbang 111 gol di semua ajang.
Roberto Firmino juga menyumbangkan banyak gelar. Sebut saja Liga Premier (2019/2020), Piala FA (2021/2022), Piala Liga (2021/2022), Community Shield (2022), Liga Champions (2018/2019), Piala Super Eropa (2019), hingga Piala Dunia Antarklub (2019).
Baca Juga
Bukan Hanya Lionel Messi, Julian Alvarez Juga Bikin Rekor di Copa America 2024
Roberto Firmino kemudian meninggalkan Liverpool pada musim panas 2023. Penyerang Brasil ini hijrah ke Arab Saudi dan bergabung dengan Al Ahli. Bersama Al Ahli, dia sudah mencetak 9 gol dan 7 assist dari 34 pertandingan. Di mengantarkan timnya finish ketiga di Liga Pro Saudi 2023/2024.
Kini, di jeda musim panas, Roberto Firmino pulang ke Brasil. Bukan berlibur, pemain berusia 32 tahun banting stir menjadi pendeta di gereja evangelis yang didirikan bersama istrinya, Larissa Pereira, pada 2021. Itu adalah Gereja Manah Maceio.
“Sungguh malam yang berkesan dan tak terlupakan. Gereja ini lahir di dalam hati Tuhan dan kami sangat bersyukur atas hak istimewa untuk menyaksikan dari dekat segala sesuatu yang telah Tuhan lakukan,” tulis Roberto Firmino di Instagram.
Roberto Firmino juga mengutip Alkitab, Efesus 3:20. “Bagi Dialah yang mampu melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, sesuai dengan kuasa yang bekerja di dalam kita”.
Lebih lanjut, Roberto Firmino menjelaskan semua ini (menjadi pendeta) tentang kuasa Tuhan. “Karena dalam diri kita tidak ada kelebihan sama sekali. Bukan tujuan kami untuk membuka gereja atau memegang posisi gerejawi. Tuhan tahu itu,” tulis Roberto Firmino lagi.
“Sejak perjumpaan kami dengan Kristus, kerinduan telah membara di hati kami, agar orang-orang mengetahui kasih yang telah sampai kepada kami. Sekarang kami mempunyai keinginan dan tanggung jawab lain. Menjadi pendeta sesuai dengan hati Tuhan dan bekerja sama dengan Kerajaan Tuhan,” tulis Roberto Firmino.
“Saat ini kita benar-benar malu ketika melihat besarnya kemurahan Tuhan atas kita. Dia benar-benar memilih yang tidak mungkin! Terima kasih, Yesus. Terima kasih kepada Jairo dan Keila karena telah mendorong kami maju dan mempercayai kami,” pungkas Roberto Firmino.
Baca Juga
Bikin Gol dan Loloskan Argentina ke Final Copa America 2024, Lionel Messi Cetak Rekor Lagi

