Petinggi Yamaha Lin Jarvis Jelaskan Sulitnya Memboyong Pramac Racing
LONDON, investortrus.id – Managing Director Yamaha Motor Racing Lin Jarvis menjelaskan kesulitan memboyong Pramac Racing untuk bergabung di MotoGP 2025.
Keputusan mengejutkan baru saja diambil Team Principal Pramac Racing Paolo Campinoti, yang memutuskan meninggalkan Ducati untuk menjadi tim satelit Yamaha. Banyak yang heran karena Pramac Racing meninggalkan motor kompetitif untuk menjadi bagian dari pabrikan yang kurang bersinar dalam dua musim terakhir.
Lin Jarvis menjelaskan, usaha membujuk Paolo Campinoti berlangsung cukup lama. Apalagi Pramac Racing bukan tim kedua yang dirayu. Sebelumnya, mereka mencoba Valentino Rossi, VR46 Racing. Tapi, gagal.
Yamaha kemudian beralih ke Pramac Racing, yang sudah menjadi tim satelit Ducati sejak 2004 dan sedang menikmati alokasi motor spek pabrikan terbaru dari Ducati.
Baca Juga
Setelah Belanda, Francesco Bagnaia Incar Kemenangan Perdana di MotoGP Jerman
Setelah sempat maju-mundur dalam mengambil keputusan, Paolo Campinoti akhirnya setuju pindah ke Yamaha di sela-sela MotoGP Belanda, akhir pekan lalu. Paolo Campinoti sepakat dengan kontrak tujuh musim.
“Semua hal berjalan sangat baik saat ini. Kami sangat senang bisa menemukan kesepakatan baru ini dengan Pramac. Ini sangat penting. Tapi, kami masih harus menemukan pembalap dan teknisi. Masih banyak hal yang harus dilakukan. Semoga semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Lin Jarvis, dilansir Sky Sports Italia.
Lin Jarvis juga mengaku menyakinkan Paolo Campinoti dan Pramac Racing untuk bergabung ke Yamaha tidak mudah. Apalagi motor YZR-M1 saat ini sedang terpuruk.
“Tentu saja sulit. Negosiasi kami berjalan sangat lama. Sebelum mengambil langkah ini, Paolo harus banyak-banyak berpikir. Situasinya rumit. Tapi, saya rasa ini memang waktu yang tepat baginya untuk mencari hal lain. Kami datang pada saat yang tepat dengan proyek yang menarik,” pungkas Lin Jarvis.
Baca Juga
CdM Indonesia Anindya Bakrie Bangga Joe Aditya dan Azzahra Permatahani Lolos ke Olimpiade

