Pramac Racing Tinggalkan Ducati, Gigi Dall’Igna Beri Respons Santai
ASSEN, investortrust.id – General Manager Ducati Gigi Dall’Igna merespons kepergian Pramac Racing ke Yamaha dengan santai. Dia menyatakan pihaknya bertekad mengurangi alokasi motor Desmosedici spek pabrikan terbaru di MotoGP 2025, dari empat menjadi tiga.
Keputusan mengejutkan diambil Pramac Racing yang memutuskan pindah ke Yamaha mulai musim depan. Dengan kepergian Pramac Racing, Ducati hanya akan memiliki tiga tim, yaitu Ducati (pabrikan), VR46 Racing, dan Gresini Racing.
Merespons hal itu, Gigi Dall’Igna menyebut Ducati akan memangkas jumlah tim yang diberi motor untuk musim depan. “Target kami adalah memiliki tiga motor pabrikan dan tiga motor dari tahun sebelumnya,” ujar Gigi Dall’Igna, dilansir Sky Sports Italia.
“Kami rasa ini adalah campuran yang tepat baik dari sudut pandang pengembangan pembalap maupun ekonomi. Inilah target kami. Kami tengah mengerjakannya. Tapi, belum siap untuk mengumumkan apa pun dari sudut pandang ini,” tambah Gigi Dall’Igna.
Baca Juga
Alex Marquez Dipastikan Tetap Bersama Gresini untuk MotoGP 2025 dan 2026
Ducati mulai menyediakan Desmosedici terbaru untuk tim satelitnya sejak 2017. Ketika itu, mereka memberikan Desmosedici GP17 kepada Danilo Petrucci di Pramac Racing. Lalu, mulai MotoGP 2020, Ducati memberikan dua motor pabrikan terbaru kepada Jack Miller dan Francesco Bagnaia di Pramac Racing.
Kemudian, pada MotoGP 2022, motor baru juga diberikan kepada Luca Marini melalui VR46 Racing. Pada MotoGP 2023, Ducati kembali menurunkan empat motor baru melalui Ducati dan Pramac Racing.
Namun, dengan Pramac Racing yang akan pindah ke Yamaha, Ducati ingin mengurangi alokasi motor baru menjadi tiga unit saja. Tim pabrikan Ducati dipastikan menerima dua Desmosedici GP25. Sementara satu lagi diperkirakan diberikan kepada VR46 Racing.
Gigi Dall’Igna yakin pengurangan jumlah pembalap dan motor dari delapan menjadi enam tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan. Menurutnya, Ducati sangat berpengalaman dalam menyediakan dukungan teknis kepada delapan pembalap.
“Sudah jelas enam motor cukup untuk meneruskan pekerjaan kami di level tertinggi. Saya lebih senang memiliki delapan. Tapi, kami bisa bekerja dengan enam motor. Kami mungkin bekerja lebih baik daripada yang lain dalam mengatur delapan motor,” ungkap Gigi Dall’Igna.
Baca Juga
Ada Apa? Marc Marquez Jelaskan Penyebab Penalti 16 Detik di MotoGP Belanda

