Mengaku Banyak Efek Negatifnya, Nicolo Fagioli Menyesal Berjudi
TURIN, investortrust.id – Pemain Juventus yang baru saja menyelesaikan hukuman larangan bermain terkait judi ilegal, Nicolo Fagioli, mengaku menyesal pernah terlibat dalam perjudian. Dia menyebut lebih banyak efek negatif yang dirasakan daripada positifnya.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, pemain berusia 23 tahun itu menjelaskan mengapa mulai berjudi dan kapan menyadari bahwa dia telah kehilangan kendali atas hidupnya.
Nicolo Fagioli menyebut, pada April 2023, dia melakukan kesalahan yang berujung pada gol Sassuolo dalam pertandingan melawan Juventus. Lalu, menangis ketika digantikan beberapa menit kemudian.
“Ketika saya menangis saat melawan Sassuolo, itu karena saya telah membuat tim saya berada dalam masalah. Saat itu, segalanya terlihat negatif. Semuanya gelap. Saya sempat melakukan kesalahan di lapangan. Tapi, kesalahan terbesar ada di dalam diri saya sendiri” ujar Nicolo Fagioli.
“Masalahnya, saya tidak bisa lagi mengendalikan diri. Perjudian telah menghabiskan hidup saya. Mimpi buruk. Saya tahu saya adalah orang yang beruntung karena orang lain berada dalam situasi yang lebih dramatis dan saya tidak berhak meminta simpati. Tapi, saya juga tidak ingin menjadi orang munafik,” tambah Nicolo Fagioli.
Baca Juga
Jika Juara Liga Champions, Pelatih Borussia Dortmund Minta Jadon Sancho Dipanggil Timnas Inggris
Nicolo Fagioli mengakui berjudi sudah menjadi candu. Tapi, dia membantah berjudi untuk timnya atau dirinya sendiri. “Semuanya dimulai sebagai sebuah permainan. Saya banyak berjudi. Tapi, tidak pada tim saya atau diri saya sendiri,” beber Nicolo Fagioli.
“Saya tidak ingin melanggar prinsip. Saya tahu kedengarannya konyol. Tapi, ini penting. Saya pikir bermain sepak bola dan berjudi pada saat yang sama tidaklah buruk, kecuali kedua garis tersebut tidak bersilangan. Saya tidak merugikan olahraga atau berdampak pada hasil atau mempengaruhi orang lain,” ungkap Nicolo Fagioli.
Nicolo Fagioli juga menjelaskan bagaimana kasus judi ilegal menjerat dirinya dan Sandro Tonali. “Ketika Polisi datang ke rumah saya, saya telah menjalani operasi dua hari sebelumnya, dan saya menelepon ibu saya. Saya tidak bisa lagi menyembunyikannya,” kata Nicolo Fagioli.
“Saya menyesal karena beberapa surat kabar menggambarkan Tonali dan saya sebagai dua setan. Saya hanya melukai diri saya sendiri. Saya tidak memperbaiki permainan. Saya tidak mengkondisikan hasil. Saya melakukan kesalahan, berjudi di situs ilegal dan kehilangan banyak uang,” ungkap Nicolo Fagioli.
“Saya tahu, dan saya juga mengetahuinya pada saat itu, bahwa dengan pertandingan seperti ini, anda hanya akan kalah. Saya muak pada diri saya sendiri dan merasa seperti orang bodoh,” pungkas Nicolo Fagioli.
Baca Juga
Eks Pemain Real Madrid Sebut Jude Bellingham Bukan Pengganti Toni Kroos

