Pertama di Indonesia, JEC Menteng Beri Bedah Okuloplastik Gratis
JAKARTA, investortrust.id – Pertama di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics menggagas aksi sosial bedah okuloplastik dan rekonstruksi mata yang fokus pada penanganan kelainan kelopak mata.
Dalam Bakti Sosial Operasi Kelopak Mata, JEC memberikan 30 tindakan operasi kelopak mata secara gratis. Program ini dipusatkan di RS Mata JEC Menteng, pada 11 Mei sampai 30 Juni 2024.
Penerima manfaat berusia 18 tahun ke atas wajib melakukan pemeriksaan tim dokter dari Layanan Orbital, Okuloplastik, dan Rekonstruksi RS Mata JEC Menteng. Nantinya, peserta juga akan mendapatkan prosedur pascaoperasi yang komprehensif hingga dinyatakan pulih sepenuhnya.
“Kelainan kelopak mata tentu mengganggu aktivitas keseharian. Bila tidak segera dilakukan tindakan bedah okuloplastik dan rekonstruksi mata, kelainan kelopak mata malah bisa membawa risiko kebutaan,” kata Direktur Utama RS Mata JEC Menteng Referano Agustiawan, Sabtu (12/5/2024).
Sering tak disadari penyandangnya, kelainan kelopak mata bisa menunjukkan efek ringan, seperti mata merah, berair, dan pandangan buram.
Subspesialis dan Ketua Layanan Orbita, Okuloplastik, dan Rekonstruksi JEC Tri Rejeki Herdiana menilai, sebagian besar masyarakat tidak tahu bahwa kelainan tersebut bisa dikoreksi. Akhirnya mereka pasrah meski merasa tidak nyaman.
“Bukan hanya berpengaruh pada kualitas pandangan, mengabaikan kelainan kelopak mata sama saja membiarkan potensi terjadinya perundungan yang rawan diterima penyandangnya, terutama di kalangan anak-anak dan remaja,” jelas Tri.
Sementara, penanganan kelainan kelopak mata harus dilakukan dengan metode tepat dan ditangani ahli terpercaya, sesuai kompetensinya. Dokter spesialis mata dengan subspesialisasi bedah tumor, okuloplastik, dan rekonstruksi mata memiliki pemahaman tentang anatomi mata secara detail, termasuk bagian kelopak mata, saluran air mata, dan area orbita.
“Dengan landasan keilmuan yang kuat sekaligus keahlian mumpuni, dokter subspesialis okuloplastik dan rekonstruksi mata mampu mengantisipasi dan mengatasi potensi isu saat menangani kasus kelainan bola dan kelopak mata. Sekaligus tetap memastikan hasil optimal secara estetis dan fungsi,” tutur Ketua Bedah Tumor, Okuloplastik. dan Rekonstruksi Mata, Indonesian Society of Ophthalmic Plastic and Reconstructive Surgery (INASOPRS) Yunia Irawati.
Dia berharap, bantuan operasi kelopak mata dapat diikuti praktisi medis dan pemangku kepentingan lain, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang penanganannya. Mengingat, tindakan okuloplastik dan rekonstruksi mata umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. (CR-10)

