Profil Alpine F1 Team, Tim Formula 1 Milik Pemain Liverpool Trent Alexander-Arnold
JAKARTA, investortrust.id – Tidak puas berkarier sebagai pemain sepak bola, Trent Alexander-Arnold mulai merambah olahraga lain. Bek sayap Liverpool dan Timnas Inggris itu memutuskan terjun ke lomba balap mobil bergengsi Formula 1 dengan menjadi salah satu pemilik Alpine F1 Team.
Trent Alexander-Arnold memutuskan terjun ke Formula 1 bersama sang kakak Tyler Alexander-Arnold. Mereka memberikan sejumlah dana di APEX. Itu adalah grup investasi yang bergerak di motorsport.
Trent Alexander-Arnold menanamkan uangnya di Alpine F1 Team dengan sejumlah atlet ternama dari berbagai cabang olahraga. Sebut saja Rory Mcllroy (golf), Alexander Zverev (tenis), Anthony Joshua (tinju). Ada juga mantan pemain Chelsea dan Manchester United asal Spanyol Juan Manuel Mata.
“Saya senang bisa bergabung bersama grup investor untuk mendanai Alpine. Kesempatan ini menarik karena Formula 1 berkembang pesat secara global. Olahraga ini mengutamakan kerjasama tim, akurasi, dan inovasi di tengah tekanan yang hebat. Mirip sepakbola,” kata Trent Alexander-Arnold di situs resmi Formula 1.
Baca Juga
Loyo Bersama Liverpool, Darwin Nunez Jadi Pahlawan Uruguay Kalahkan Brasil
APEX merupakan bagian dari Otro Capital. Mereka membeli 24 persen saham Alpine F1 Team senilai 165 juta poundsterling (Rp 3,1 triliun) pada Juni 2023.
Di dalam organisasi Otro Capital ada juga peran sejumlah atlet ternama lainnya. Sebut saja dua bintang American football Patrick Mahomes dan Travis Kelce. Lalu, tiga aktor Hollywood Ryan Reynolds, Rob McElhenney, dan Michael B Jordan.
Otro Capital juga bekerjasama dengan RedBird Capital Partners untuk berinvestasi di Alpine F1 Team. RedBird Capital Partners juga berinvestasi 10 persen di Fenway Sports Group (FSG), yang merupakan pemilik Liverpool.
Alpine F1 Team merupakan konstruktor Formula 1 yang memulai debut pada awal musim 2021. Sebelumnya, tim ini bernama Renault F1 Team dan dimiliki oleh perusahaan otomotif Prancis Groupe Renault.
Tim ini berganti nama pada 2021 untuk mempromosikan merek mobil sport Renault, Alpine, dan terus menjadi tim kerja Renault. Sasis dan sisi manajerial tim berbasis di Enstone, Oxfordshire, Inggris, dan sisi mesin tim berbasis di Viry-Chatillon, pinggiran kota Paris, Prancis. Tim ini bersaing dengan lisensi Prancis.
Secara bisnis, Alpine F1 Team punya valuasi 900 juta pounds (Rp 17,2 triliun). Mereka sebenarnya tampil bagus di Formula 1 2022 saat finish keempat di klasemen konstruktor. Tapi, musim ini, Alpine F1 Team kalah bersaing dengan Aston Martin serta McLaren.
Alpine F1 Team mengandalkan Pierre Gasly dan Esteban Ocon untuk balapan pada 2023. Untuk sementara, tim ini duduk di posisi keenam klasemen dengan 90 poin. Dua pembalapnya juga berada di posisi ke-11 (46 poin) dan ke-12 (44 poin).
Baca Juga
Profil Max Verstappen, Juara Dunia Formula 1 Tiga Musim Beruntun

