Akibat Kasus Rasial, Francesco Acerbi Dicoret Dari Pertandingan Timnas Italia
ROMA, investortrust.id – Tindakan tegas diambil Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) terhadap Francesco Acerbi. Gara-gara aksi kurang terpuji pada pertandingan Inter Milan melawan Napoli di Serie A, dia dicoret dari tim nasional yang menjalani agenda FIFA Matchday edisi Maret 2024.
Gli Azzurri akan menghadapi dua pertandingan internasional melawan Venezuela dan Ekuador di Amerika Serikat. Ini pemanasan sebelum Euro 2024.
Untuk menghadapi pertandingan penting tersebut, Luciano Spalletti telah memanggil para pemain terbaik Italia dari berbagai klub dalam maupun luar negeri. Salah satu yang masuk daftar adalah pemain belakang Inter Milan, Francesco Acerbi.
Namun, belum sempat berangkat ke Negeri Paman Sam, FIGC memerintahkan Luciano Spalletti mencoret Francesco Acerbi. Itu sebagai hukuman karena mantan pemain AC Milan dan Lazio melakukan tindakan kurang pantas. Dia dilaporkan bek Napoli, Juan Jesus, atas aksi rasialisme.
Baca Juga
Timnas Indonesia Lawan Vietnam, Justin Hubner Ingin Ulang Kemenangan Piala Asia 2023
“Francesco Acerbi, yang datang ke kamp pelatihan di Roma, menjelaskan kepada pelatih dan rekan setimnya. Ini versi dia soal dugaan sikap rasialisme yang dilaporkan Juan Jesus dalam pertandingan Inter Milan vs Napoli,” tulis pernyaaan resmi FIGC di situsnya.
“Namun, disepakati bahwa Francesco Acerbi harus dikeluarkan dari skuad untuk dua pertandingan persahabatan yang dijadwalkan di Amerika Serikat. Ini agar masalah selesai untuk tim nasional dan pemain sendiri. Dia akan kembali ke klub. Gantinya, bek AS Roma Gianluca Mancini, akan dipanggil,” lanjut pernyataan FIGC.
Terkait rasialisme, FIGC sangat serius. Mereka langsung memproses saat laporan dari Juan Jesus kepada wasit dalam laga Inter Milan vs Napoli masuk. Bek asal Brasil itu melaporkan Francesco Acerbi karena dianggap telah mengejek warna kulitnya.
Juan Jesus mengaku sudah memaafkan Francesco Acerbi. Itu karena dia langsung meminta maaf seusai laga. “Apa yang terjadi di lapangan, tetap di sana. Dia meminta maaf dan kami bisa melupakannya. Ketika wasit meniup peluit, itu semua sudah berlalu,” ujar Juan Jesus.
“Saya tahu Acerbi pemain yang baik, dan dia meminta maaf. Itu karena dia menyadari sedikit kelewatan soal kata-katanya. Dia pemain cerdas. Jadi, saya harap dia bisa belajar dari hal ini dan tidak melakukannya lagi di masa depan,” pungkas Juan Jesus.
Baca Juga
Kapan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen Main? Manajer Timnas Indonesia Sumardji Beri Penjelasan
