Timnas Korea Selatan Gagal di Piala Asia 2023, Juergen Klinsmann Akhirnya Dipecat
SEOUL, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) akhirnya mengambil keputusan final terkait masa depan Juergen Klinsmann. Pelatih asal Jerman itu resmi dipecat setelah Korea Selatan gagal total di Piala Asia 2023.
KFA sebenarnya baru menunjuk Juergen Klinsmann sebagai pelatih pada Februari 2023. Mantan pelatih Jerman dan Amerika Serikat itu mendapatkan kontrak hingga Piala Dunia 2026 berakhir.
Sebagai pelatih kelas dunia, ada target besar yang dibebankan kepada Juergen Klinsmann. Target pertamanya menjuarai Piala Asia 2023. Korea Selatan butuh Piala Asia karena terakhir kali berjaya pada 1960.
Sayang, target tersebut gagal tercapai setelah. The Taegeuk Warriors kalah dua gol tanpa balas dari Yordania di semifinal. Sebelum kekalahan itu, ruang ganti Korea Selatan juga dihiasi perselisihan antara Son Heung-min dengan Lee Kang-in. Keributan di markas timnas berujung cedera jari Son Heung-min.
Baca Juga
Manchester United Incar Dan Ashworth Jadi Direktur Olahraga, Erik ten Hag Bilang Begini
Dilansir kantor berita Korea Selatan, Yonhap, seusai menggelar rapat selama kurang lebih 2,5 jam, Presiden KFA Chung Mong-gyu mengambil keputusan memberhentikan Juergen Klinsmann dari jabatannya sebagai pelatih pada Jumat (16/2/2024) pagi waktu setempat.
Pemecatan itu juga dikonfirmasi Juergen Klinsmann siang harinya. Lewat media sosial miliknya, pahlawan Jerman Barat di Piala Dunia 1990 itu mengucapkan kata perpisahan kepada para pemain.
“Kepada semua pemain, staf pelatih saya, dan semua penggemar sepak bola Korea dengan rasa terima kasih yang tulus! Terima kasih banyak atas semua dukungan Anda membawa kami ke semifinal Piala Asia dan perjalanan luar biasa selama 12 bulan terakhir dengan tidak kalah 13 pertandingan berturut-turut! Terus berjuang!” tulis Juergen Klinsmann.
Juergen Klinsmann memang membuat sejumlah kontroversi di sepanjang Piala Asia. Kontroversi pertama ketika dia tersenyum seusai timnya kebobolan dalam laga melawan Malaysia di fase grup. Juergen Klinsmann kembali mengulangi senyuman mautnya setelah Korea Selatan kalah dari Yordania.
Publik Korea Selatan menilai Juergen Klinsmann tidak seharusnya tersenyum pada momen sulit seperti itu. Akibatnya, desakan untuk memecat sang pelatih mengemuka.
Baca Juga
Rafael Leao Cocok Main Sebagai Winger atau Striker? Stefano Pioli Beri Penjelasan

