Mungkinkah Terwujud? KTM Ingin Tandemkan Pedro Acosta dengan Marc Marquez
DOHA, investortrust.id – Penampilan bagus Pedro Acosta dan Marc Marquez pada MotoGP Qatar, akhir pekan lalu, membuat KTM kagum. Mereka segera menggelar wacana untuk menjadikan Pedro Acosta satu tim dengan Marc Marquez. Mungkinkah terwujud?
Pedro Acosta dan Marc Marquez sama-sama menjalani debut di Lusail International Circuit. Marc Maquez debut sebagai pembalap Gresini Racing. Sementara Pedro Acosta debut di MotoGP setelah naik kelas dari Moto2.
Kedua pembalap tampil cukup keren di Qatar. Mereka sempat saling susul, meski Marc Marquez akhirnya unggul. Bahkan, Marc Marquez finish di posisi keempat.
Performa itu ternyata membuat Manajer KTM Factory Racing Francesco Guidotti senang. Dia mengaku memiliki cita-cita mengumpulkan Pedro Acosta dengan Marc Marquez di MotoGP. Tapi, dia tidak tahu apakah hal itu bisa diwujudkan atau tidak.
Baca Juga
Penjelasan Marc Marquez Lebih Cepat Dari Marco Bezzecchi dengan Motor yang Sama
“Kami memulai musim dengan keuntungan dalam mengambil keputusan, karena kami sudah punya Pedro. Soal Marc, saya tak menyembunyikan fakta saya akan senang mendapatkannya. Memiliki keduanya bisa jadi kesepakatan besar,” kata Francesco Guidotti, dikutip Crash.net.
Uniknya, sebelum ke Ducati lewat Gresini Racing, Marc Marquez sempat digosipkan bernegosiasi dengan KTM untuk membela tim satelit ketiga bersama Pedro Acosta. Tapi, Dorna Sports melarang KTM membentuk tim satelit baru karena slot yang ditinggalkan Suzuki hanya boleh diambil tim pabrikan baru.
Pedro Acosta akhirnya diletakkan di Red Bull GASGAS Tech 3 setelah KTM memutus kontrak Pol Espargaro. Sementara Marc Marquez tetap dengan rencana awal menunggangi Ducati.
“Marc berkendara dengan sangat baik bersama Ducati. Menurut saya, tampaknya bakal aneh jika dia ingin ganti motor tiga kali dalam tiga tahun jika dilihat dari usianya. Saya rasa dia akan memainkan kartunya dengan motor yang dia punya dan demi masa depannya,” ungkap Francesco Guidotti.
“Pedro mengingatkan saya pada debut Jorge Martin pada 2021. Dia memulai musim dengan luar biasa, bertarung dengan grup terdepan, dan secara perlahan melamban akibat manajemen balapan di MotoGP berbeda dan lebih rumit,” pungkas Francesco Guidotti.
Baca Juga
Tercecer di MotoGP Qatar, Yamaha dan Fabio Quartararo Ada Masalah Apa?

