Masih Ingat Dele Alli? Begini Nasib Eks Wonderkid Inggris itu Sekarang
JAKARTA, investortrust.id – Dele Alli pernah disebut sebagai pemain Inggris calon pemenang Ballon d’Or. Itu terjadi saat dia bermain untuk Tottenham Hotspur asuhan Mauricio Pochettino. Tapi, karier gelandang berusia 27 tahun itu kini tak menentu akibat masalah kesehatan mental.
Everton telah memulai pembicaraan dengan Spurs mengenai rencana menyelamatkan karier Dele Alli. Bos The Toffees Sean Dyche telah mengungkapkan bahwa pembicaraan ini penting untuk masa depan sang pemain.
Klub yang bermarkas di Goodison Park berkepentingan karena telah menyetujui kesepakatan rumit dengan Tottenham Hotspur untuk mengontrak mantan bintang Inggris itu pada Januari 2022. Saat itu, mereka tidak membayar apa pun di muka. Tapi, dapat membayar hingga 30 juta Poundsterling (Rp 575 miliar) tergantung pada penampilan.
Pembayaran pertama sebesar 10 juta Poundsterling (Rp 191 miliar) dilakukan ketika Dele Alli memainkan 20 pertandingan untuk Everton. Tapi, setelah beberapa masalah cedera dan masa pinjaman dengan Besiktas, dia hanya bermain 13 kali untuk klub Merseyside, dengan hanya satu kali menjadi starter.
Baca Juga
Segini Uang yang Harus Dibayarkan Manchester United jika Erik ten Hag Dipecat
Kini, dengan kesulitan keuangan yang dialami Everton, Sean Dyche sebenarnya ingin memberi Dele Alli waktu bermain. Dia tidak tega melihat sang pemain yang mengalami masalah kesehatan mental serius.
Sean Dyche menyebut Direktur Olahraga Everton Kevin Thelwell telah mendekati Spurs untuk mencoba mencari solusi. “Kev (Thelwell) telah menerima beberapa panggilan telepon (dari Tottenham Hotspur). Tapi, belum ada yang berubah saat ini (status Dele Alli),” ujar Sean Dyche kepada Mirror.
Sean Dyche menyatakan situasinya belum terlalu mendesak, dengan Dele Alli masih jauh dari kebugaran. Tapi, saat ini, dia sedang memulai rehabilitasi.
“Saya harus menjelaskan bahwa dia berada di lapangan. Tapi, masih jauh dari kondisi fit. Dia tidak berlatih bersama kami. Dia bersama staf ilmu olahraga,” ungkap Sean Dyche.
Sebagai mantan anak muda harapan Inggris, faktor non teknis membuat karier Dele Alli turun drastis. Pada 13 Mei 2020, dia disekap saat terjadi perampokan oleh dua pria yang masuk ke rumahnya di London Utara. Dia dipukul dan menderita luka ringan di bagian wajah. Para pencuri mencuri berbagai perhiasan, termasuk jam tangan.
Beberapa bulan kemudian, dia berbicara untuk podcast Gary Neville, The Overlap, Dele Alli mengungkapkan bahwa dirinya telah mengalami pelecehan seksual pada usia enam tahun, dan kemudian mulai menjual narkoba pada usia delapan tahun.
Dele Alli juga bercerita tentang pengalamannya menghabiskan enam minggu di rehabilitasi setelah masa pinjamannya di Besiktas berakhir. Itu karena dia kecanduan obat tidur dan masalah kesehatan mental.
Baca Juga
Mantap! Diundang Erick Thohir, Radja Nainggolan Bakal Ramaikan Piala Dunia U-17 2023

