Profil Marcus Thuram, Pahlawan Kemenangan Inter Milan Lawan AS Roma
JAKARTA, investortrust.id – Marcus Thuram sedang menjadi buah bibir di Italia. Itu karena keberhasilannya mencetak gol semata wayang Inter Milan untuk mengalahkan AS roma 1-0 di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (30/10/2023) dini hari WIB.
Marcus Thuram menjadi pahlawan pada menit ke-80 ketika tepat berada di belakang Diego Llorente untuk menyambut bola Federico Dimarco yang bergulir dari kiri. Itu menjadi satu-satunya gol I Nerazzurri melawan AS Roma yang tangguh.
“Kami hanya menginginkan dan meraih tiga poin. Saya senang, saya mencetak gol, hal-hal lain tidak menarik bagi saya. Saya menikmati gol ini sama seperti gol melawan Benfica dan Torino. Selalu menyenangkan bisa mencetak gol di depan fans kami. Setiap pertandingan di San Siro terasa spesial dan saya sangat senang berada di sini,” ujar Marcus Thuram kepada DAZN.
Marcus Thuram telah memberikan pengaruh luar biasa di Inter Milan pada musim debutnya. Dia mencetak lima gol dan memberikan tujuh assist dalam 13 penampilan di Serie A dan Liga Champions.
Baca Juga
Kemenangan Inter Milan Lawan AS Roma Dinodai Pelecehan Rasial kepada Romelu Lukaku
“Saya datang ke sini, bekerja keras, dan berbicara dengan rekan satu tim saya. Saya bisa mencetak gol atau memberikan assist, tapi yang penting tim menang. Itu membuat saya Bahagia,” tambah Marcus Thuram.
Marcus Lilian Thuram-Ulien lahir di Parma, 6 Agustus 1997. Dia adalah pemain sepak bola profesional Prancis yang bermain sebagai penyerang untuk klub Serie A Inter Milan dan tim nasional Prancis. Dia adalah anak pemain legendaris Juventus, Parma, dan Les Bleus Lilian Thuram
Pada 1 Juli 2023, Marcus Thuram resmi bergabung ke Inter Milan dengan status bebas transfer. Kontraknya dengan klub akan berlangsung hingga 30 Juni 2028.
Gabung dengan Inter Milan, Marcus Thuram langsung moncer. Pada 3 September 2023, dia mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 4-0 atas Fiorentina. Lalu, pada 3 Oktober 2023, dia mencetak gol pertamanya di Liga Champions untuk klub dalam kemenangan 1-0 atas Benfica di babak penyisihan grup.
Dia menjadi pemain Prancis ketiga yang mencetak gol dalam kompetisi ini untuk Inter Milan setelah Youri Djorkaeff (1998 vs Sturm Graz) dan Patrick Vieira (2006 vs Bayern Muenchen).
Baca Juga
AC Milan Kena Comeback di Kandang Napoli, Olivier Giroud Marah dan Frustrasi

