MotoGP Valencia Mulai Panas, Francesco Bagnaia Respons Mind Game Jorge Martin
JAKARTA, investortrust.id – Tensi seri terakhir MotoGP 2023 di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (26/11/2023) dipastikan panas. Mind game yang sempat dilakukan Jorge Martin untuk mengoyahkan konsentrasi Francesco Bagnaia mendapatkan respons balasan.
MotoGP Valencia akan menjadi puncak persaingan musim ini. Francesco Bagnaia sedang memimpin klasemen dengan keunggulan 21 poin atas Jorge Martin.
Untuk mencoba menganggu perhatian Francesco Bagnaia, Jorge Martin dan kru berusaha melakukan mind game, psywar, perang psikologis, dan sejenisnya. Mereka mengangkat isu ban supaya kubu Francesco Bagnaia lengah.
Tapi, usaha itu mendapatkan respons santai Pecco. Mereka tetap menggunakan taktik ban bekas dalam latihan Jumat, meski mengalami kesulitan saat mencoba memastikan tempat di Kualifikasi 2.
Baca Juga
Catat Rekor Baru di MotoGP Valencia, Maverick Vinales Ingin Juara Main Race
"Saya pikir dia (Jorge Martin) harus lebih fokus pada pekerjaannya saat ini, karena dia bukan yang tercepat dan melakukan itu pastinya bukan momen yang tepat. Tapi, sejujurnya, itu menyenangkan,” ujar Francesco Bagnaia merespons mind game Jorge Martin, dilansir Crash.net.
Meski bakal menghadapi tantangan, Francesco Bagnaia optimistis untuk memperbaiki performanya. “Kami sudah punya ide untuk melakukan perbaikan karena dari data kami kehilangan 0,1 detik di tiga tikungan. Jadi, lebih baik situasinya seperti itu, sehingga kita bisa menyelesaikannya dan bersiap untuk Sprint Race,” beber pembalap Italia itu.
Francesco Bagnaia berpeluang meraih gelar dunia di Sprint Race. Syaratnya, mengalahkan Jorge Martin dengan selisih minimal empat poin.
Baca Juga
Hasil Practice MotoGP Valencia, Maverick Vinales Jadi Pembalap Tercepat

