Buat Bayar Utang! Pemilik Liverpool Fenway Sports Group Jual Sebagian Sahamnya
JAKARTA, investortrust.id – Kabar baik baik para pendukung Liverpool. Pemilik The Reds Fenway Sports Group (FSG) dari Amerika Serikat (AS) sepakat melepas sebagian sahamnya kepada firma investasi Dynasty Equity. Uangnya untuk membayar utang.
Fenway Sports Group adalah grup asal Amerika Serikat yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pemegang saham mayoritas Liverpool. Di bawah grup ini, Liverpool mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tidak hanya urusan finansial, melainkan juga prestasi di lapangan.
Di bawah Fenway Sports Group, Liverpool menjuarai Liga Premier Inggris. The Reds juga sukses di Liga Champions dan dihuni pemain-pemain sepakbola kelas satu.
Program Fenway Sports Group lain yang tak kalah bagus dan mendapat apresiasi dari banyak orang adalah renovasi stadion serta markas latihan. Liverpool menghabiskan 50 juta poundsterling (Rp 944 miliar) untuk markas latihan baru di Kirkby. Lalu, membeli kembali fasilitas latihan di Melwood seharga 12 juta poundsterling (Rp 226 miliar) untuk tim putri.
Baca Juga
Keren! Kontrak Mohamed Salah di Liverpool jadi Penelitian Harvard Business School
Mereka juga masih mengerjakan Anfield Road Stand yang diperkirakan menelan biaya hingga 80 juta poundsterling (Rp 1,5 triliun).
Ternyata, semua pengeluaran itu berasal dari utang. Jika ditotal, jumlah utang Liverpool mencapai 150 juta poundsterling (Rp 2,8 triliun). Angka sebanyak itu membuat Fenway Sports Group tidak nyaman.
Seperti dilaporkan The Guardian, untuk mengatasi masalah ini, Liverpool bakal melepas sebagian sahamnya. Jumlahnya, 82-164 juta poundsterling (Rp 1,55-3,1 triliun). Fenway Sports Group tetap akan jadi pemilik utama karena saham yang dilepas Dynasty Equity hanya minoritas.
“Kami punya komitmen jangka panjang untuk Liverpool. Kami selalu bilang bahwa jika ada mitra investasi yang tepat untuk Liverpool, kami akan mengejar peluang tersebut,” ujar Presiden Fenway Sports Group Mike Gordon, dikutip The Guardian.
“Kami harus melakukan ini (menjual sebagian saham) untuk memastikan ketahanan finansial jangka panjang dan juga pertumbuhan klub di masa depan,” beber Mike Gordon.
Fenway Sports Group bergerak mencari tambahan dana baru sejak akhir tahun lalu. Mereka sudah terbuka dengan peluang adanya pemegang saham baru di Liverpool. Mereka beruntung karena Dynasty Equity bersedia mengucurkan dana untuk pasukan Juergen Klopp. Alasannya, The Reds punya basis dukungan besar di seluruh dunia.
“Dynasty mendapat kehormatan untuk mendukung klub ini dan bekerja sama dengan FSG untuk mewujudkan peluang pertumbuhan luar biasa di masa depan,” kata CEO Dynasty Equity Don Corwell.
Baca Juga
Liverpool Kalahkan LASK di Liga Europa, Juergen Klopp Torehkan Rekor Keren

