Fajar/Rian Kalah, Tradisi 61 Tahun Medali Asian Games Bulutangkis Ganda Putra Terhenti
JAKARTA, investortrust.id - Catatan kurang membanggakan ditorehkan tim ganda putra bulutangkis Indonesia di Asian Games 2022 Hangzhou. Untuk pertama kalinya dalam 61 tahun, ganda putra gagal menyumbang medali.
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal menyumbang medali setelah bertanding di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, Kamis (05/10/2023). Pada fase perempat final, Fajar/Rian takluk dua gim 19-21, 18-21 dari pasangan Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin.
Kekalahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengakibatkan tradisi medali terputus. Sebab, sehari sebelumnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sudah lebih dulu disingkirkan ganda putra India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Kegagalan ini sangat disayangkan. Sebab, sejak bulutangkis dipertandingkan di Asian Games 1962, ganda putra tak pernah absen menyumbang medali. Pada 15 edisi sebelumnya, ada delapan medali emas dikumpulkan. Itu berarti terbanyak dibanding negara lain.
Baca Juga
Akibat Cedera, Apri/Fadia Mundur di Babak 16 Besar Asian Games
Tidak hanya itu, pada tiga edisi sebelumnya (2010, 2014, 2018), medali emas ganda putra selalu menjadi milik Indonesia.
Setelah kekalahan dari pasangan Taiwan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyampaikan permintaan maafnya. "Kami mohon maaf kepada masyakarat Indonesia karena belum bisa memberikan medali untuk Indonesia," ujar Muhammad Rian Ardianto dalam keterangan tertulis PBSI.
"Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi. Harapannya, pelan-pelan kami bisa kembali ke trek yang semestinya. Setiap pemain pasti ada tekanan untuk mencapai yang lebih baik lagi. Mungkin mempertahankan lebih sulit. Kami harus lebih sabar dan lebih kerja keras lagi," ungkap Fajar Alfian.
"Kami mohon dukungan semua pihak. Semoga situasi sulit yang sedang kami alami ini tidak lama dan bisa cepat bangkit. Bisa kembali menemukan kepercayaan diri kembali," pungkas Fajar Alfian.
Baca Juga
Zohri Finis Posisi Keenam di Final Lari 100 Meter Putra Asian Games

