Sanggupkah? Timnas Ukraina Ingin Kalahkan Italia di Kualifikasi Euro 2024
JAKARTA, investortrust.id – Gelandang Timnas Ukraina Heorhiy Sudakov ingin mengalahkan Italia pada Kualifikasi Euro 2024. Sebab, hanya tiga poin yang akan mengantarkan mereka ke Jerman, musim panas tahun depan.
Ukraina saat ini duduk di urutan kedua Grup C, tertinggal tiga poin dari Inggris dan unggul tiga poin dari Italia, setelah memainkan satu pertandingan tambahan. Pertandingan kualifikasi terakhir mereka adalah melawan Gli Azzurri pada Selasa (21/11/2023) dini hari WIB. Hasil positif mungkin cukup untuk mengamankan tempat di turnamen.
Sebelum menghadapi Ukraina, Italia akan melawan Makedonia Utara pada Sabtu (17/11/2023) dini hari WIB. Itu pertandingan yang wajib dimenangkan tim asuhan Luciano Spalletti. Jika gagal, Gli Azzurri akan tampil di babak play-off.
“Gaya dan prinsip permainan kami tidak berubah. Kami suka bermain ofensif, penguasaan bola, dan menyerang. Memiliki lebih banyak rekan satu tim di Eropa, kami memiliki lebih banyak kepercayaan diri dan pengalaman. Mudryk di Chelsea dan Trubin di Benfica. Ini membawa lebih banyak energi dan pengetahuan,” kata Heorhiy Sudakov kepada Gazzetta dello Sport.
Baca Juga
Kisah Cole Palmer Dipanggil Timnas Inggris Setelah Gabung Chelsea Dari Manchester City
“Tapi, Italia sangat kuat. Mereka adalah juara bertahan Piala Eropa. Saya sangat menghormatinya. Tapi, kami akan berjuang untuk menang dan melakukan yang terbaik. Jadi, mengalahkan Italia dan lolos ke Euro 2024 adalah impian kami setelah perdamaian,” tambah Heorhiy Sudakov.
Heorhiy Sudakov juga berterima kepada fans sepak bola Italia. Sebab, sepak bola Italia dan para penggemarnya banyak mendukung Ukraina yang sedang dalam kesulitan akibat perang dengan Rusia.
“Pertama-tama terima kasih atas dukungan dan bantuannya selama ini. Banyak negara telah membantu kami, Italia termasuk yang teratas. Saya berharap suatu hari nanti kita bisa mencapai Eropa dan bersatu, untuk juga menyebarkan nilai-nilai kita. Menjadi bagian dari keluarga Eropa, berintegrasi dan hidup pada level yang sama,” ungkap Heorhiy Sudakov.
Baca Juga
Penyelidikan Judi Bola Ilegal di Italia Berlanjut, Alessandro Florenzi Giliran Selanjutnya

