Dapat Ancaman ISIS, Pemerintah Prancis Perketat Keamanan Duel PSG vs Barcelona
PARIS, investortrust.id – Pemerintah Prancis memperketat keamanan pertandingan Liga Champions yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Barcelona di Parc des Princes, Kamis (11/4/2024) dini hari WIB. Sebab, ada ancaman dari kelompok yang mengaku Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Pertandingan besar leg pertama perempat final Liga Champions akan menampilkan PSG vs Barcelona. Ini duel bergengsi dua tim dengan materi pemain mentereng.
Sayang, antusiasme PSG vs Barcelona dicemari ancaman teror. Menurut Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, ISIS telah mengancam akan melakukan aksi pada pertandingan perempat final Liga Champions itu. Dia menyebut potensi serangan seperti yang ada di sebuah konser musik di Moscow, bulan lalu, berpotensi terjadi.
“Polisi yang saya ajak bicara pagi ini telah memperkuat langkah-langkah keamanan. ISIS telah mengancam perempat final Liga Champions, tidak secara khusus di Prancis,” kata Gerald Darmanin, dilansir Agence France-Presse.
Baca Juga
Timnas U-23 Indonesia Manfaatkan Waktu Tersisa untuk Latihan Taktik dan Strategi
Kewaspadaan Prancis terhadap potensi teror saat PSG vs Barcelona cukup beralasan. Sejarah mencatat, pada 15 November 2015, serentetan serangan teror mulai dari bom bunuh diri hingga penembakan terjadi di luar Stade de France, Saint-Denis, saat Prancis berduel melawan Jerman dalam FIFA Matchday.
Serangan mematikan di Saint-Denis dan sejumlah tempat di Paris pada hari pertandingan Prancis vs Jerman itu telah mengakibatkan 131 orang meninggal dunia. Sementara 416 lainnya mengalami luka-luka.
Atas kemungkinan ancaman teror di pertandingan Liga Champions, khususnya PSG vs Barcelona, UEFA telah memiliki panduan khusus. Otoritas sepak bola Eropa itu menyatakan semua pertandingan harus tetap berjalan meski ada ancaman.
“UEFA mengetahui dugaan ancaman teroris terhadap pertandingan Liga Champions pekan ini dan menjalin hubungan erat dengan pihak berwenang di lokasi masing-masing. Semua pertandingan direncanakan berjalan sesuai jadwal dengan pengaturan keamanan yang sesuai,” bunyi pernyataan UEFA di situsnya.
Sementara Pelatih PSG Luis Enrique mengaku cemas dengan potensi serangan teroris di pertandingan PSG vs Barcelona. Tapi, pelatih asal Spanyol itu menyerahkan sepenuhnya urusan keamanan kepada pihak yang berkompeten di Prancis.
“Siapa yang tidak khawatir dengan ancaman teroris? Saya harap ini adalah sesuatu yang bisa dikendalikan dan itu hanya ancaman serta tidak akan terjadi apa-apa,” ucap Luis Enrique.
Baca Juga

