Mengenal Diet DASH, Pola Makan yang Terbukti Menurunkan Tekanan Darah
JAKARTA, investortrust.id - Pola makan memainkan peran besar dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan tubuh. Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Apa itu Diet DASH? Bagaimana cara menjalankannya dengan benar dan apa manfaatnya bagi kesehatan? Mari kita telusuri.
Diet DASH bukanlah sekadar program diet kilat, tetapi sebuah pendekatan gaya hidup yang bertujuan untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Dengan komitmen untuk memilih makanan sehat, langkah ini menjadi awal yang bagus untuk menjalani hidup yang lebih sehat.
Baca Juga
Tak Hanya Jadi Simbol Dukungan, Semangka Juga Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Mulanya DASH dikenal sebagai diet yang dirancang khusus untuk menurunkan tekanan darah (hipertensi), meningkatkan kesehatan jantung, hingga pencegahan stroke. Tidak hanya fokus pada pengurangan garam, orang yang menjalankan DASH harus lebih mengonsumsi makanan sehat.
Dalam sebuah penelitian 2019, pola makan serupa DASH telah terbukti menurunkan risiko stroke sebesar 19 persen dan risiko penyakit jantung sebesar 20 persen. Penelitian yang di-publish National Library of medicine (2015) juga menyatakan bahwa diet DASH dapat mengurangi peluang wanita terkena sindrom metabolik hingga 81 persen.
Konsep pola makan DASH bisa dibilang mengikuti pola makan vegetarian. Ini mendorong konsumsi sumber protein tanpa lemak seperti ikan, kacang-kacangan, dan ayam; menahan diri dari mengonsumsi daging merah, dan membatasi garam hingga sekitar ¾ hingga 1 sendok teh per hari. Selain itu, diet ini menyarankan untuk meminimalisir makanan olahan dan mengurangi konsumsi gula tambahan.
Berbeda dengan deit ekstrem, diet jenis ini tidak membuat kalian merasa kekurangan, karena memperbolehkan dua atau tiga porsi lemak dan minyak per hari (seperti minyak zaitun, mentega, atau mayo) dan lima porsi makanan manis per minggu.
Baca Juga
Mengenali Bahaya Konsumsi Gula Berlebih, Ini 4 Tanda di Tubuh yang Perlu Diwaspadai
Namun, meski DASH memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan ginjal, diet ini tidak dianjurkan bagi mereka yang menjalani dialisis ginjal. Pasien dialisis membutuhkan diet khusus yang harus dibicarakan dengan ahli diet terdaftar, sesuai dengan catatan dari National Kidney Foundation. Selain itu, menjaga asupan garam tetap rendah bisa jadi sulit saat makan di luar.

