Lupakan Marc Marquez, Crew Chief Honda Santi Hernandez Kini Fokus dengan Joan Mir
PORTIMAO, investortrust.id – Crew Chief Honda Santi Hernandez mengaku sudah melupakan Marc Marquez. Kini, dia dan timnya fokus bekerja dengan Joan Mir untuk mengarungi MotoGP 2024.
Selama 13 tahun, Santi Hernandez bekerja dengan Marc Marquez dalam suka maupun duka. Sejumlah kemenangan dihasilkan sejak Moto2 2011. Secara total, mereka meraih tujuh gelar dunia bersama-sama, yaitu satu di Moto2 dan enam di MotoGP.
Namun, kolaborasi ikonik ini berakhir pada 2023. Sebab, setelah pindah ke Gresini Racing, Marc Marquez tidak memboyong Santi Hernandez dkk.
Baca Juga
Juara All England 2024, Jojo dan Fajar/Rian Dapat Ucapan Selamat dari Jokowi
Tanpa The Baby Alien, Santi Hernandez awalnya sempat diduga akan bekerjasama dengan pembalap baru Honda asal Italia, Luca Marini. Tapi, manajemen Honda justru memindahkan Joan Mir ke kru lama Marc Marquez. Sementara Luca Marini dipasangkan dengan kru lama Joan Mir. Dia juga bekerja dengan Giacomo Guidotti.
Menurut Santi Hernandez, kolaborasinya dengan Joan Mir sejauh ini cukup mulus, meski masih butuh waktu adaptasi. Dia yakin masa depan Honda bersama Joan Mir dan Luca Marini cukup menjanjikan.
“Kami memulai musim bersama Joan di tes Valencia. Setelah lama bekerja dengan Marc, situasi kami kini sangat berbeda. Positifnya, dia (Joan Mir) mau belajar. Dia menghadapi banyak hal secara terbuka dan kami harus menaruh kepercayaan padanya. Segalanya masih baru baginya,” ujar Santi Hernandez, dilansir Speedweek.
“Saya senang bekerja dengannya (Joan Mir). Target kami adalah melaju di depan. Tapi, tentu saja saat ini kami belum ada di situasi terbaik,” tambah Santi Hernendez.
Pada seri perdana di Qatar, dua pekan lalu, Joan Mir start dari posisi 17. Lalu, finish di posisi 15 dalam Sprint Race dan posisi 13 dalam Main Race. “Jujur, kami menjalani balapan yang hebat. Sudah lama sekali sejak saya bisa menikmati cara berkendara saya seperti itu, jadi ini sangat positif,” kata Joan Mir.
Baca Juga
Respons Santai Anthony Sinisuka Ginting Dikalahkan Jonatan Christie di Final All England

