Como Lawan Barcelona di Liga Champions, Cesc Fabregas Bakal Jalani Reuni Emosional
Poin Penting
|
COMO, investortrust.id – Como tidak gentar menghadapi raksasa Eropa setelah mendapatkan Barcelona, Paris Saint-Germain (PSG), dan Manchester United sebagai lawan pada fase liga Liga Champions 2026/2027. Mentalitas yang dibangun Cesc Fabregas menjadi salah satu modal Como untuk menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah klub.
Hasil undian yang berlangsung di Grimaldi Forum, Monaco, Jumat (28/8/2026) dini hari WIB, menempatkan Como dalam jajaran klub yang harus menghadapi lawan-lawan elite Eropa. Selain Barcelona, PSG, dan Manchester United, Como juga akan berhadapan dengan sejumlah klub lain dalam delapan pertandingan fase liga.
Bagi Como, tampil di Liga Champions sudah menjadi pencapaian luar biasa. Sebab, ini akan menjalani debut di kompetisi elite Eropa tersebut setelah mencatat perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga
Usung Target Juara, Real Madrid Tak Mau Remehkan Lawan di Liga Champions
Como kembali ke Serie A pada musim 2024/2025 setelah lama berkutat di kasta bawah sepak bola Italia. Pada musim pertamanya kembali ke level tertinggi, mereka langsung mengakhiri kompetisi di posisi ke-10.
Perkembangan Como kemudian semakin impresif. Musim lalu, mereka menembus posisi keempat Serie A dan mengamankan tiket ke Liga Champions. Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa jika melihat perjalanan klub pada 2019 ketika Como masih bermain di Serie D, kasta keempat sepak bola Italia.
Dalam waktu hanya tujuh tahun, Como berubah dari klub Serie D menjadi peserta Liga Champions yang akan berhadapan dengan PSG, Barcelona, dan Manchester United.
Direktur Olahraga Como, Carlalberto Ludi, menyebut pencapaian tersebut sebagai momen bersejarah bagi klub sekaligus masyarakat Como. “Ini adalah emosi yang luar biasa besar, pada kenyataannya kami menjadi bagian dari halaman sejarah yang sangat indah, bukan hanya bagi klub tetapi juga bagi seluruh komunitas Como,” ujar Ludi di kanal televisi resmi klub.
Pertandingan melawan Barcelona juga menghadirkan cerita khusus bagi Fabregas. Pelatih Como tersebut merupakan produk akademi klub Katalunya, La Masia, satu generasi dengan Lionel Messi dan Gerard Pique. Fabregas kemudian kembali ke klub Katalunya itu sebagai pemain profesional pada 2011 dan bertahan hingga 2014.
Kini, Fabregas akan kembali ke Barcelona, tapi dengan status sebagai pelatih lawan. “Kami memiliki jadwal yang menantang, tetapi dalam mentalitas pelatih Fabregas dan pemilik klub, kami selalu siap untuk bersaing demi berkembang dan tantangan-tantangan besar ini tentu akan memacu kami,” kata Ludi.
Menurut Ludi, Como akan menjalani Liga Champions dengan pendekatan yang sama seperti ketika mereka membangun klub dalam beberapa tahun terakhir, yakni bekerja keras, menjaga keseimbangan, dan tidak kehilangan ambisi.
“Kami akan menjalani perjalanan ini dengan semangat dan energi yang sama seperti biasanya, kami adalah klub yang sangat pekerja keras yang tahu bahwa kami menghadapi musim yang sangat penting, yang harus kami jalani dengan ambisi, keseriusan, dan terutama keseimbangan,” tutup Ludi.
Baca Juga
Jumpa Lawan Menarik, Liverpool Antusias Hadapi Musim Baru Liga Champions
