Curiga Match Fixing di Piala AFF 2026, Asosiasi Sepak Bola Laos Gelar Investigasi
Poin Penting
|
VIENTIANE, investortrust.id – Asosiasi Sepak Bola Laos (LFF) meminta penyelidikan tingkat tinggi setelah muncul dugaan pengaturan pertandingan, suap, dan perjudian ilegal yang melibatkan anggota tim nasional Laos di Piala AFF 2026.
Performa Laos di fase grup memang menjadi sorotan. Mereka dihancurkan Thailand 0-5 pada 25 Juli, kemudian kembali kalah 0-4 dari Malaysia tiga hari berselang. Kekalahan telak berlanjut ketika Laos takluk 1-4 dari Filipina pada 1 Agustus. Pada pertandingan terakhir melawan Myanmar, Laos kembali kebobolan tujuh gol dan kalah 2-7 pada 4 Agustus.
Rangkaian hasil tersebut membuat Laos tersingkir lebih awal dari turnamen sekaligus memicu perhatian serius dari asosiasi sepak bola setempat. Sebab, ada banyak hal aneh terjadi. Misalnya, Viengxay Sydavong mencetak dua gol bunuh diri saat timnya kalah dari Malaysia dan Filipina.
Baca Juga
Gila! Rp2,1 Triliun Jadi Gaji Tijjani Reijnders Jika Sepakat Main di Arab Saudi
Ada lagi kejadian aneh saat Phetdavanh Somsanith menerima kartu merah langsung pada laga pembuka melawan Thailand dan kembali menerima kartu merah langsung pada laga berikutnya melawan Filipina. Ada juga Sayfon Keohanam yang menerima kartu merah langsung saat menghadapi Myanmar, meski baru beberapa menit main sebagai pengganti.
Akibatnya, LFF menyampaikan permintaan investigasi kepada Departemen Imigrasi Kepolisian Kementerian Keamanan Publik Laos. LFF meminta penyelidikan segera dilakukan.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh LFF, Asosiasi Sepak Bola Laos menggelar pemeriksaan internal pada 2 dan 6 Agustus. Seluruh anggota skuad dipanggil untuk memberikan keterangan terkait pertandingan yang dianggap mencurigakan.
Penelaahan awal terhadap data pertandingan, keterangan pemain, serta sejumlah bukti internal disebut menemukan "alasan yang mungkin dan informasi mencurigakan" yang mengarah pada dugaan manipulasi pertandingan secara sengaja. LFF bahkan telah mengidentifikasi empat pemain yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Namun, identitas keempat pemain itu belum diumumkan kepada publik. LFF masih akan menunggu hasil penyelidikan dari otoritas hukum terkait.
Baca Juga
Cari Pengganti Rodri, Manchester City Bergerak Cepat Bidik Ayyoub Bouaddi

