Rest in Pride, Legenda Inggris Kevin Keegan Menghadap Sang Pencipta
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Sepak bola berduka. Legenda Inggris Kevin Keegan meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker.
Keegan dikenang sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Selain sukses sebagai pemain, dia juga menorehkan prestasi sebagai pelatih bersama sejumlah klub hingga tim nasional.
Semasa menjadi pemain, Keegan menikmati karier yang gemilang. Bersama Liverpool, dia membantu klub tersebut meraih tiga gelar kasta tertinggi Liga Inggris pada dekade 1970-an. Dia juga mempersembahkan satu gelar Piala Champions Eropa, satu Piala FA, serta dua gelar Piala UEFA.
Baca Juga
Setelah meninggalkan Liverpool, Keegan melanjutkan karier ke Hamburg di Jerman. Bersama klub tersebut, dia meraih penghargaan Ballon d'Or secara beruntun pada 1978 dan 1979. Pada 1982, pemerintah Inggris menganugerahinya gelar Officer of the Order of the British Empire (OBE) atas jasanya bagi sepak bola.
Di level internasional, Keegan mencatatkan 63 penampilan bersama Inggris dengan torehan 21 gol. Dia juga dipercaya mengenakan ban kapten sebelum kembali menangani The Three Lions sebagai pelatih pada periode 1999 hingga 2000.
Karier kepelatihannya juga tak kalah mengesankan. Keegan membawa Newcastle United promosi ke kasta tertinggi dan menjadikan klub tersebut penantang serius gelar Liga Premier pada musim 1995/1996, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Manchester United dalam persaingan juara.
"Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengumumkan bahwa Kevin Keegan telah meninggal dunia pada usia 75 tahun," bunyi pernyataan resmi keluarga, dilansir BBC Sport.
"Mantan pemain dan pelatih Timnas Inggris itu telah berjuang melawan kanker dan mengembuskan napas terakhirnya didampingi istri serta putri-putrinya. Kevin, peraih Ballon d'Or dua kali, adalah suami, ayah, dan kakek yang sangat kami cintai," lanjut pernyataan itu.
Keluarga Keegan sebelumnya mengumumkan pada Januari 2026 bahwa dia didiagnosis mengidap kanker. Kondisinya kemudian memburuk hingga memasuki stadium empat pada Juni lalu.
"Keluarga ingin menyampaikan terima kasih kepada tim medis luar biasa yang telah memberikan dukungan selama ini. Ini adalah masa yang sangat berat bagi kami dan kami memohon ruang serta privasi," ungkap peryanyaan tersebut.
Newcastle United turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang menjadi ikon klub tersebut. "Kami sangat berduka atas meninggalnya Kevin Keegan, salah satu sosok paling ikonis, paling berpengaruh, dan paling dicintai dalam sejarah klub kami," tulis The Magpies.
"Hari ini kami kehilangan salah satu tokoh terbesar dalam sejarah Newcastle United. Pada waktu yang tepat nanti, kami akan mempertimbangkan cara terbaik untuk memberikan penghormatan yang layak atas kehidupan dan warisan luar biasa yang ditinggalkan Kevin. Beristirahatlah dengan tenang, King Kev," tutup Newcastle United.
Baca Juga
FIFA Selidiki Keributan Final Piala Dunia 2026, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi
