Brighton Jumpa AS Roma di Liga Europa, Roberto de Zerbi Pulang Kampung
NYON, investortrust.id – Roberto de Zerbi dipaksa pulang kampung saat drawing babak 16 besar Liga Europa mempertemukan Brighton and Hove Albion dengan AS Roma. Italia adalah tempat asal pelatih The Seagulls.
Setelah menyelesaikan pertandingan-pertandingan play-off babak 16 besar antara tim buangan Liga Champions dengan runner-up fase grup Liga Europa, UEFA langsung menggelar undian di markas besarnya, Nyon, Swiss, Jumat (24/2/2024) malam WIB.
Undian diatur sedemikian rupa supaya tim unggulan (juara grup) tidak saling bertemu. Begitu pula sesama tim non-unggulan (pemenang play-off). Undian juga menggunakan prinsip embargo tim dari negara yang sama.
Baca Juga
Hasil Drawing Babak 16 Besar Liga Europa, Liverpool dan AC Milan Dapat Lawan Mudah
Hasilnya, pertandingan dua tim dari dua liga papan atas Benua Biru tidak bisa dihindarkan. Contohnya, AS Roma yang akan berhadapan dengan Brighton and Hove Albion. Kedua tim mewakili kiblat sepak bola Eropa, Serie A dan Liga Premier.
Pertemuan AS Roma dengan Brighton and Hove Albion semakin menarik karena keberadaan Roberto de Zerbi. Pelatih The Seagulls itu asli Italia. Roberto de Zerbi lahir di Brescia, 6 Juni 1979, dan memulai karier sepak bola dari tim junior AC Milan.
Sebagai pemain, Roberto de Zerbi adalah gelandang serang jempolan. Setelah lulus, dia sempat membela AC Milan. Kemudian, dipinjamkan ke Monza, Padova, Avellino, sebelum pindah ke Salernitana. Sempat dipinjamkan ke Lecco, karier Roberto de Zerbi nomaden ke sejumlah klub dalam dan luar Italia.
Roberto de Zerbi pernah memperkuat Foggia, Arezzo, Catania, Napoli, Brescia, CFR Cluj, dan Trento. Dia pensiun sebagai pemain Trento pada 2013.
Dari pemain, Roberto de Zerbi alih profesi menjadi pelatih. Dia memulai dari Darfo Boario. Lalu, Foggia, Palermo, Benevento, Sassuolo, Shakhtar Donetsk, dan Brighton and Hove Albion.
Bersama Sassuolo, Roberto de Zerbi mulai menjadi pembicaraan banyak penggemar sepak bola Italia. Di bawah arahannya, Sassuolo dipuji karena gaya sepak bola yang bagus. Dia membawa klub kecil yang berbasis di Emilia itu meraih dua posisi kedelapan berturut-turut di papan atas Italia.
Uniknya, pada 2020/2021, Sassuolo asuhan Roberto de Zerbi sempat dikalahkan AS Roma dengan selisih gol dalam persaingan memperebutkan tempat di Liga Konferensi Europa 2021/2022. Lebih unik lagi, AS Roma menjuarai kompetisi itu bersama Jose Mourinho.
Baca Juga
Legenda China Li Tie Dihukum Penjara Seumur Hidup Kasus Pengaturan Skor

