Diperlakukan Seperti Tahanan oleh Petugas Keamanan AS, Fabio Cannavaro Beri Penjelasan
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Pelatih Uzbekistan Fabio Cannavaro memberikan klarifikasi terkait foto dan video viral yang memperlihatkan skuadnya menjalani pemeriksaan keamanan ketat ala tahanan di Amerika Serikat jelang Piala Dunia 2026.
Kontroversi bermula ketika sejumlah foto dan rekaman video beredar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, para pemain Uzbekistan tampak diperiksa satu per satu oleh petugas keamanan saat tiba di Icahn Stadium, New York, sebelum laga uji coba melawan Belanda, Selasa (9/6/2026).
Seluruh barang bawaan pemain dan ofisial dikumpulkan untuk diperiksa menggunakan anjing pelacak. Sementara petugas juga melakukan pemindaian dengan detektor logam terhadap setiap anggota tim. Pemeriksaan itu turut dialami legenda sepak bola seperti Cannavaro hingga bintang Manchester City, Abdukodir Khusanov.
Baca Juga
Cek Videonya! Momen Unik Lionel Messi Jumpa Anak Mantan Rekan Setim di Barcelona
Viralnya gambar tersebut memicu berbagai spekulasi. Banyak netizen menilai Uzbekistan diperlakukan berlebihan. Apalagi, sebelumnya muncul laporan bahwa sejumlah pendukung Uzbekistan mengalami kesulitan memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat selama Piala Dunia 2026.
Namun, Cannavaro meminta publik tidak salah menafsirkan situasi yang terjadi. "Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang menunjukkan pemeriksaan yang kami jalani, sebagai anggota tim nasional Uzbekistan. Saya juga melihat judul berita yang menyesatkan, jadi saya ingin meluruskan fakta," tulis Cannavaro melalui akun media sosial pribadinya.
Menurut peraih Ballon d'Or 2006 tersebut, prosedur yang dijalani timnya merupakan bagian dari standar keamanan yang biasa diterapkan pada seluruh peserta Piala Dunia.
"Ini adalah pemeriksaan rutin dan standar. Orang-orang tidak menyadari satu hal, ketika tim nasional Piala Dunia melakukan perjalanan, mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa, tetapi langsung dibawa ke landasan pacu dengan bus yang disediakan untuk tim," jelas Cannavaro.
Cannavaro menegaskan tidak ada insiden yang perlu dibesar-besarkan karena seluruh proses berlangsung sesuai prosedur yang berlaku. "Jadi tidak ada skandal. Tidak ada perlakuan yang tidak bermartabat atau tidak hormat," tegas mantan bek Juventus dan Real Madrid itu.
Canavarro juga menjelaskan bahwa pemeriksaan serupa lazim dilakukan menjelang pertandingan internasional. Perbedaannya hanya terletak pada lokasi pemeriksaan yang bisa dilakukan di hotel atau stadion.
"Hal yang sama berlaku untuk pertandingan. Sebelum pertandingan persahabatan melawan Belanda, kami diperiksa di stadion, dan ini juga sudah diperkirakan: sebelum setiap pertandingan, tim menjalani pemeriksaan baik di hotel tepat sebelum berangkat (seperti yang terjadi pada Belanda) atau langsung di stadion, seperti yang terjadi pada kami," papar Cannavaro.
Baca Juga
Kisah Pemain Irak Aymen Hussein Diperiksa Imigrasi AS 7 Jam Jelang Piala Dunia 2026

