Menang Lawan Oman dan Mozambik, Timnas Indonesia Diminta Jaga Tren
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan pentingnya menjaga konsistensi setelah skuad Garuda mencatatkan dua kemenangan beruntun pada FIFA Matchday Juni 2026. Menurutnya, hasil positif atas Oman dan Mozambik menjadi modal berharga untuk membangun mental juara tim nasional.
Indonesia menutup agenda FIFA Matchday dengan kemenangan 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (10/6/2026). Sebelumnya, Garuda juga sukses menundukkan Oman 3-0.
Herdman menilai raihan enam poin dari dua pertandingan tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan Timnas Indonesia yang tengah berproses menuju level yang lebih tinggi. "Untuk perkembangan tim, kami selalu berbicara tentang momentum. Dua kemenangan beruntun ini sangat penting," kata Herdman dalam jumpa pers seusai pertandingan.
Baca Juga
Catatan dua kemenangan beruntun tergolong istimewa bagi Indonesia. Sebelum periode ini, Garuda terakhir kali membukukan kemenangan beruntun pada Maret 2024 saat masih ditangani Shin Tae-yong dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua. Ketika itu Indonesia mengalahkan Vietnam dengan 1-0 dan 3-0.
Bahkan jika ditarik lebih jauh, Indonesia juga pernah mencatatkan dua kemenangan beruntun pada Oktober 2023 saat melumat Brunei Darussalam dua kali dengan skor identik 6-0 pada putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bagi Herdman, kemenangan atas Oman dan Mozambik memiliki nilai lebih karena diraih melawan tim yang memiliki peringkat FIFA lebih baik dibanding Indonesia. "Kami belum pernah melakukannya sejak 2024, apalagi melawan dua tim yang peringkatnya lebih tinggi dari kami," ucap Herdman.
"Sekarang kami memiliki momentum. Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif ini hingga September dan Oktober (pertandingan internasional/FIFA Match Day). Itulah standar yang ingin kami bangun," tambah Herdman.
Pada laga melawan Mozambik, Herdman mengakui timnya menghadapi tantangan tersendiri. Menurutnya, lawan mengandalkan permainan cepat melalui transisi yang beberapa kali membuat Indonesia kesulitan mengontrol ritme pertandingan.
Namun, dia puas karena anak asuhnya mampu tetap menjaga fokus hingga peluit akhir dan mengamankan kemenangan. "Saat menghadapi tim-tim Afrika, pertandingan biasanya berlangsung kacau. Jika Anda ikut terbawa ke dalam kekacauan itu, mereka akan menguasai permainan," kata Herdman.
Baca Juga
Resmi! Ditebus Rp313 Miliar Dari Benfica, Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid

