Profil Andoni Iraola, Pelatih Baru Liverpool yang Sukses Ubah Bournemouth Jadi Tim Eropa
Poin Penting
|
LIVERPOOL, investortrust.id – Liverpool resmi memasuki era baru setelah menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala menggantikan Arne Slot. Juru taktik asal Spanyol itu datang ke Anfield dengan reputasi sebagai salah satu pelatih paling progresif di Eropa, setelah membawa Bournemouth mencetak sejarah dengan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Penunjukan Iraola sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan karier pria berusia 43 tahun tersebut yang dimulai dari kota kecil Usurbil, dekat San Sebastian, wilayah Basque, Spanyol. Kini, setelah menimba pengalaman di berbagai negara dan kompetisi, dia dipercaya memimpin salah satu klub terbesar di dunia.
Sebelum dikenal sebagai pelatih, Iraola lebih dulu membangun nama sebagai pemain. Dia merupakan produk akademi Athletic Bilbao dan tumbuh bersama generasi pesepak bola Basque yang juga melahirkan nama-nama besar seperti Xabi Alonso dan Mikel Arteta.
Baca Juga
Setelah Kalahkan Timor Leste, Timnas U-19 Indonesia Fokus Vietnam
Menariknya, saat mulai bermain di La Liga bersama tim utama Athletic Bilbao, Iraola masih menjalani pendidikan hukum di universitas. Tapi, setelah tiga tahun kuliah, dia memutuskan meninggalkan bangku pendidikan untuk fokus sepenuhnya pada karier sepak bola profesional.
Debutnya bersama Athletic Bilbao terjadi pada Agustus 2003 saat berusia 21 tahun. Sejak saat itu, Iraola menjelma menjadi salah satu pemain paling penting di klub tersebut. Selama 12 musim, dia mencatatkan 510 penampilan dan sempat bermain di bawah sejumlah pelatih ternama seperti Javier Clemente, Marcelo Bielsa, dan Ernesto Valverde.
Kariernya bersama Athletic Bilbao juga diwarnai berbagai pencapaian. Iraola dipercaya menjadi kapten tim selama empat musim dan membawa klub mencapai final Liga Europa 2011-2012, dua final Copa del Rey, serta tiket ke Liga Champions. Di level internasional, dia mengoleksi tujuh penampilan bersama Timnas Spanyol.
Setelah meninggalkan Bilbao pada 2015, Iraola memilih merasakan pengalaman baru di Amerika Serikat dengan bergabung bersama New York City. Satu tahun kemudian, dia memutuskan gantung sepatu dan memulai perjalanan sebagai pelatih.
Karier kepelatihannya dimulai di Siprus bersama AEK Larnaca. Meski baru menjalani pekerjaan pertamanya, Iraola langsung mempersembahkan gelar Piala Super Siprus.
Namanya mulai mencuri perhatian setelah kembali ke Spanyol dan menangani Mirandes. Pada musim 2019-2020, dia membawa klub divisi kedua tersebut menembus semifinal Copa del Rey setelah menyingkirkan sejumlah tim kuat seperti Celta Vigo, Sevilla, dan Villarreal.
Kesuksesan itu membuka jalan menuju Rayo Vallecano. Bersama klub asal Madrid tersebut, Iraola langsung membawa tim promosi ke La Liga pada musim pertamanya. Gaya bermain agresif, intens, dan menyerang yang diterapkannya membuat Rayo menjadi salah satu tim paling menarik untuk disaksikan.
Rayo bahkan mampu mengalahkan Barcelona dan Real Madrid di kompetisi domestik. Penampilan impresif tersebut membuat nama Iraola mulai masuk radar klub-klub besar Eropa.
Puncaknya terjadi pada Juni 2023 ketika Bournemouth merekrutnya untuk berkarier di Liga Premier. Banyak pihak sempat meragukan kemampuannya beradaptasi dengan sepak bola Inggris, tetapi Iraola justru berhasil membawa Bournemouth berkembang pesat.
Dalam tiga musim kepemimpinannya, Bournemouth finish di posisi ke-12, kesembilan, dan keenam klasemen Liga Premier. Pada musim terakhirnya, klub berjuluk The Cherries itu berhasil mengamankan tiket ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Pada April lalu, Iraola mengumumkan akan meninggalkan Bournemouth setelah musim 2025/2026 berakhir. Keputusannya disambut rasa hormat dari para pendukung yang menganggapnya sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah klub.
Kini, tantangan yang jauh lebih besar menanti di Anfield. Iraola resmi menjadi pelatih permanen ke-10 Liverpool pada era Liga Premier dan diharapkan mampu melanjutkan tradisi sepak bola menyerang yang selama ini menjadi identitas The Reds.
Baca Juga
Permanenkan Rasmus Hojlund, Napoli Keluarkan Total Dana Rp925 Miliar

