Siapa Mereka? Pelatih dengan Bayaran Tertinggi di Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain bintang, melainkan juga para pelatih dengan bayaran fantastis. Demi memburu gelar juara dunia, sejumlah asosiasi sepak bola rela menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pelatih top dengan reputasi kelas dunia.
Brasil menjadi negara yang paling berani berinvestasi di kursi pelatih. Selecao menunjuk Carlo Ancelotti sebagai nahkoda tim dengan nilai kontrak mencapai US$11,3 juta (Rp203 miliar) per tahun menurut Diario AS. Nominal tersebut menjadikan pelatih asal Italia itu sebagai juru taktik dengan gaji tertinggi di Piala Dunia 2026.
Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) berharap pengalaman Ancelotti yang sukses menjuarai berbagai kompetisi elite Eropa dapat mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Baca Juga
Unik! Termasuk Persib, 4 Klub Asia Tenggara Sumbang 5 Pemain ke Piala Dunia 2026
Di bawah Ancelotti, terdapat pelatih Jerman Julian Nagelsmann. Arsitek berusia 38 tahun itu dilaporkan menerima bayaran US$7,9 juta (Rp141 miliar) per tahun. Jerman menaruh harapan besar kepada Nagelsmann untuk mengembalikan kejayaan Der Panzer setelah beberapa tahun terakhir tampil kurang konsisten di turnamen besar.
Amerika Serikat yang menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 juga masuk dalam daftar negara dengan pelatih bergaji tinggi. Mauricio Pochettino menerima kompensasi sekitar US$6,8 juta (Rp122 miliar) per tahun untuk memimpin perjalanan Negeri Paman Sam di turnamen nanti.
Sementara Inggris membayar Thomas Tuchel sebesar US$6,5 juta (Rp117 miliar) per tahun. Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Muenchen tersebut dibebani target besar untuk mengakhiri puasa gelar Piala Dunia Inggris yang telah berlangsung sejak 1966.
Portugal dan Uzbekistan juga tidak kalah serius dalam membangun kekuatan tim. Roberto Martinez yang menangani Portugal serta Fabio Cannavaro bersama Uzbekistan sama-sama dikabarkan memperoleh gaji US$4,5 juta (Rp81 miliar) per tahun.
Menariknya, pendapatan kedua pelatih tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Lionel Scaloni. Padahal, pelatih Argentina itu sukses mengantar Albiceleste menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat ini, Scaloni disebut menerima gaji sekitar US$2,6 juta (Rp47 miliar) per tahun.
Besarnya nilai kontrak para pelatih menunjukkan betapa pentingnya peran seorang juru taktik dalam persaingan sepak bola modern. Di Piala Dunia 2026, tekanan untuk memenuhi ekspektasi akan sebanding dengan bayaran yang mereka terima, terutama bagi nama-nama besar yang dituntut membawa negaranya meraih gelar juara dunia.
Baca Juga
Jelang Piala Dunia 2026, Lionel Messi Dapat Penghargaan Dari Kerajaan Spanyol

