Sempurna di MotoGP Prancis, Jorge Martin Jadi Penantang Serius Gelar Juara Dunia
Poin Penting
|
LE MANS, investortrust.id – Pembalap Aprilia Jorge Martin semakin serius dalam persaingan gelar MotoGP 2026 setelah tampil luar biasa dan meraih kemenangan grand prix pertamanya bersama Aprilia di Le Mans, Minggu (10/5/2026) malam WIB.
Tampil di MotoGP Prancis, Jorge Martin sukses menyalip rekan setimnya, Marco Bezzecchi, untuk finish terdepan dalam balapan penuh drama. Kemenangan tersebut melengkapi akhir pekan sempurna Jorge Martin setelah sebelumnya juga menjuarai sprint race, sehari sebelumnya.
Hasil di Le Mans terasa semakin emosional bagi Martin karena sirkuit ini menjadi tempat dirinya sempat ingin meninggalkan Aprilia musim lalu saat sedang mengalami masa sulit akibat cedera berkepanjangan.
Baca Juga
Akui Ducati Bermasalah, Marc Marquez Bakal Upgrade Motor di MotoGP Prancis
“Bukan hanya kondisi fisik, mental saya juga benar-benar diuji musim lalu,” ujar Jorge Martin, di situs resmi MotoGP.
Martin bergabung dengan Aprilia setelah merebut gelar juara dunia MotoGP 2024 bersama Pramac Ducati. Sayang, perjalanannya bersama pabrikan Italia itu tidak berjalan mudah. Dirinya berkali-kali mengalami cedera saat latihan, pengujian motor, hingga akhir pekan balapan.
Martin bahkan mengaku sempat meminta keluar dari Aprilia kepada CEO tim, Massimo Rivola, saat berada di Le Mans tahun lalu. Tapi, Rivola berhasil meyakinkan Martin untuk tetap bertahan bersama tim.
“Saya ingat pernah mengatakan kepada Massimo bahwa saya ingin pergi karena saat itu saya merasa itu pilihan terbaik. Tetapi sekarang saya bersyukur dia mempertahankan saya dan saya juga bersyukur memilih bertahan di Aprilia,” kata Martin.
Kemenangan di Le Mans membuat Martin kini hanya terpaut satu poin dari Bezzecchi yang memimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Kebangkitan Martin menjadi salah satu cerita terbesar musim ini setelah sebelumnya diragukan mampu kembali bersaing di papan atas.
Dalam Sprint Race sehari sebelumnya, Martin tampil agresif dengan melesat dari posisi kedelapan ke posisi terdepan hanya dalam beberapa tikungan pertama. Namun, balapan utama pada Minggu berlangsung jauh lebih sulit.
Martin hanya berada di posisi ketujuh pada lap awal, sementara Bezzecchi kembali memimpin jalannya balapan seperti yang dilakukannya di GP Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat. Meski begitu, Martin perlahan bangkit dan menyalip satu per satu rivalnya.
“Musim lalu mengajarkan saya untuk tidak pernah menyerah, dan hari ini adalah salah satu contohnya,” ucap Martin.
Martin mengaku kesulitan menjaga motor saat berada di belakang pebalap lain karena ban depan banyak bergerak. Tetapi, Martin terus menekan hingga akhirnya mampu mendekati Bezzecchi pada 10 lap terakhir.
🐦 Social Media Post
Setelah melihat Bezzecchi mulai kehilangan grip ban belakang, Martin meningkatkan ritme balapan dan mengganti pengaturan motor sebelum akhirnya mengambil alih posisi terdepan. Ia kemudian berhasil menjaga jarak hingga finis pertama dengan keunggulan 0,477 detik atas Bezzecchi.
Podium ketiga ditempati Ai Ogura yang melengkapi dominasi Aprilia di Le Mans dengan seluruh posisi podium dikuasai pebalap mereka.
Meski performanya sedang menanjak, Jorge Martin dikabarkan tidak akan bertahan di Aprilia untuk musim 2027. Pebalap berusia 28 tahun itu disebut sudah kehilangan kursinya yang akan diberikan kepada Pecco Bagnaia, sementara Martin dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Yamaha.
Baca Juga

