Crystal Palace Selangkah Lagi Ukir Sejarah Juara Kompetisi Eropa Perdana
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Crystal Palace terus menciptakan kisah luar biasa di kompetisi Eropa musim ini. The Eagles tersebut kini hanya tinggal satu kemenangan lagi untuk meraih trofi Liga Konferensi Europa sekaligus mencatat sejarah baru sebagai juara Eropa pertama sepanjang perjalanan klub.
Crystal Palace memastikan tiket ke final Liga Konferensi Europa setelah menaklukkan wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, 2-1 pada leg kedua semifinal di Selhurst Park, Jumat (8/5/2026) dini hari WIB. Hasil itu membuat The Eagles unggul agregat 5-2 dan melangkah mantap ke partai puncak.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena perjalanan Crystal Palace di Eropa musim ini sempat diwarnai drama. Klub sebenarnya tidak ingin bermain di Liga Konferensi Europa setelah awalnya turun kasta dari Liga Europa akibat keputusan UEFA. Palace bahkan sempat mengajukan banding di pengadilan Swiss, tetapi gagal membatalkan keputusan tersebut.
Baca Juga
Bawa Aston Villa ke Final Liga Europa, Emi Buendia Buktikan Kualitasnya
Namun, sejak itu Crystal Palace justru tampil impresif. Tim asuhan Oliver Glasner menjalani perjalanan panjang ke berbagai negara seperti Norwegia, Polandia, Prancis, Republik Irlandia, Bosnia-Herzegovina, Siprus, hingga Italia sebelum akhirnya mencapai final.
Kini, Palace tinggal menghadapi satu laga terakhir melawan klub Spanyol, Rayo Vallecano, pada final yang akan digelar di Leipzig, Jerman, 27 Mei mendatang. Rayo Vallecano melaju ke final setelah menyingkirkan Strasbourg dengan agregat 2-0 di semifinal.
Jika berhasil mengangkat trofi, Crystal Palace akan menutup periode emas mereka dalam dua musim terakhir. Sebelumnya, klub berjuluk The Eagles itu sukses meraih gelar Piala FA dan Community Shield pada 2025.
Kesuksesan tersebut juga menjadi pencapaian luar biasa bagi Oliver Glasner. Pelatih asal Austria itu baru menangani Palace sejak Februari 2024, tapi sudah membawa klub bersaing di level tertinggi Eropa. Bahkan, Glasner sendiri mengaku tidak menyangka timnya mampu melangkah sejauh ini.
"Saya berbicara dengan chairman sebelum pertandingan, dia selalu datang ke kantor saya. Saya berkata, ‘apakah anda pernah membayangkan kami akan bermain di semifinal kompetisi Eropa?’ Dia menjawab tidak," ujar Glasner, dilansir BBC Sport.
"Saat pertama kali kami berbicara tiga tahun lalu, saya juga tidak memikirkannya. Inilah yang bisa dicapai jika anda bekerja keras dan tetap bersatu dalam masa-masa sulit. Kami sudah melewati banyak momen sulit, dan ketika anda tetap bersama, hasilnya adalah hadiah seperti ini," lanjut Glasner.
Baca Juga
Final Liga Europa, Aston Villa Berpotensi Akhir Puasa 44 Tahun Gelar Eropa

