Presiden FIFA Gianni Infantino Bantah Harga Tiket Piala Dunia 2026 Mahal
Poin Penting
|
VANCOUVER, investortrust.id – Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara terkait lonjakan harga tiket Piala Dunia 2026 yang menuai kritik dari para penggemar sepak bola.
Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini memang menghadirkan sistem harga dinamis. Artinya, banderol tiket bisa berubah mengikuti tingkat permintaan, yang dalam beberapa kasus melonjak jauh di atas harga dasar.
Selain faktor tersebut, beban biaya yang harus ditanggung suporter juga meningkat akibat mahalnya tiket penerbangan serta transportasi lokal, terutama di Amerika Serikat. Kondisi ini membuat total pengeluaran untuk menyaksikan langsung pertandingan diprediksi jauh lebih tinggi dibanding edisi sebelumnya.
Baca Juga
Ternyata, Inilah Alasan Delegasi Iran Tidak Ikut Kongres Tahunan FIFA di Kanada
Menanggapi hal itu, Infantino mengakui antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026 sangat besar. Bahkan, permintaan tiket disebut mencapai ratusan juta. “Kami mendapatkan 500 juta aplikasi untuk tiket dan sudah menjual 90% secara total, dan kami selalu menambah tiket yang dijual,” ujarnya, dilansir BBC Sport.
Namun, Infantino menegaskan tidak semua tiket dibanderol mahal. Dia menyebut harga tiket yang dilepas ke pasar telah menyesuaikan diri dengan kondisi di tempat penyelanggara. “Memang ada tiket-tiket yang mahal, tapi ada juga yang terjangkau,” tambah Infantino.
Lebih lanjut, Infantino menekankan bahwa penjualan tiket bukan sumber utama pendapatan dalam penyelenggaraan Piala Dunia. Dia menyebut pemasukan terbesar justru berasal dari kerja sama sponsor dan hak siar televisi.
“Tanpa pemasukan, kita tak bisa mengembangkan sepakbola. Kami harus fokus ke sponsor, televisi, bukan cuma tiket. Tapi, hal terpenting yang selalu menuntun kami adalah semua 211 anggota itu setara di mata kami,” tutup Infantino.
Baca Juga
Resmi! Presiden FIFA Gianni Infantino Tegaskan Iran Tetap Ikut Piala Dunia 2026

