Bagikan

Punya Memori Indah di Jerez, Fabio Quartararo Usung Ambisi Besar Ikut MotoGP Spanyol

Poin Penting

Fabio Quartararo punya modal kuat di Circuito de Jerez berkat rekam jejak positif, termasuk kemenangan dan pole position.
Performa motor Yamaha dengan mesin V4 masih belum kompetitif, bahkan belum mampu finish lebih baik dari posisi ke-14 musim ini.
Fabio Quartararo meminta perbandingan dengan motor lama dihentikan dan berharap karakter trek Jerez bisa membantu meningkatkan performa tim.

JEREZ, investortrust.id – Pembalap Yamaha Fabio Quartararo datang ke MotoGP Spanyol di Jerez dengan kepercayaan diri tinggi.

Quartararo memiliki kenangan manis di Jerez, termasuk kemenangan pertamanya di kelas utama. Dia juga pernah meraih pole position di sirkuit tersebut. Tapi, sorotan utama justru tertuju pada performa motor baru Yamaha berkonfigurasi mesin V4 yang belum menunjukkan hasil memuaskan.

“Jerez adalah lintasan dengan atmosfer yang spesial. Para penggemar luar biasa, dan Anda langsung merasakan energinya saat tiba di sana. Saya punya kenangan indah di trek ini,” ujar Quartararo, dilansir Crash.net.

Baca Juga

Cedera, Maverick Vinales dan Pol Espargaro Dipastikan Absen di MotoGP Spanyol

Hanya saja, performa Yamaha musim ini masih jauh dari harapan. Motor V4 terbaru belum mampu bersaing di barisan depan, bahkan belum pernah finish lebih baik dari posisi ke-14 dalam balapan grand prix. Pada seri terakhir di Circuit of the Americas, seluruh pembalap Yamaha kesulitan dan tertinggal di belakang.

Fabio Quartararo (www.instagram.com/fabioquartararo20)
Source: www.instagram.com/fabioquartararo20

Quartararo sendiri sempat menunjukkan potensi saat start dari posisi keempat di Brasil dan mengakhiri Sprint Race di posisi keenam. Tapi, secara umum, dia menilai perbandingan performa motor baru dengan versi lama tidak lagi relevan.

“Saya pikir kita harus berhenti membandingkan catatan waktu putaran. Kami memang lebih cepat setengah detik saat kualifikasi dibanding tahun lalu, tapi tim lain meningkat satu detik,” kata El Diablo.

Quartararo menambahkan, kondisi lintasan seperti Jerez dan Le mans kemungkinan akan menghasilkan waktu lap yang lebih lambat dibanding musim lalu, sehingga menjadi tolok ukur yang lebih adil bagi perkembangan motor.

Di sisi lain, karakter lintasan Jerez yang lebih teknis dinilai bisa membantu Yamaha, karena tidak terlalu menuntut kecepatan maksimal seperti trek panjang di Amerika Serikat.

Baca Juga

Demi Gelar Juara Dunia MotoGP, Marco Bezzecchi Ingin Tiru Taktik Valentino Rossi

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024